JAKARTA (Waspada): Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Aceh, Muslahuddin Daud, akan membacakan teks Pancasila pada pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) II di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). Sementara Ketua DPD PDIP Papua John Wempi Wetipo akan membacakan Dedication of Life Bung Karno, sementara Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto akan bertindak memimpin pengheningan cipta.
Rakernas PDIP ll ini mengusung tema “Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat”, dan sub tema “Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara”diselenggarakan dengan sederhana di fasilitas milik partai. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dijadwalkan membuka Rakernas II, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan hadir dan memberi kata sambutan.
Pelaksanaannya pun masih menggunakan metode hybrid. Jadi perwakilan pengurus utama yang hadir di Jakarta, hanya ketua, sekretaris dan bendahara DPD Partai, sementara pengurus daerah lainnya di setiap tingkatan, dapat mengikuti secara daring pada saat pembukaan dan penutupan Rakernas.
“Sebagian besar acara bersifat tertutup, mengingat yang dibahas adalah hal-hal strategis terkait masa depan bangsa. Dengan demikian diperlukan suasana hening dan kontemplatif. Tempat sengaja dipilih di Sekolah Partai karena hanya melalui kaderisasi partailah calon pemimpin itu digembleng sebelum mendapat penugasan di lapangan,” kata Hasto, Senin (20/62022), di Jakarta,
Dijelaskan, para peserta yang hadir secara fisik akan tiba di lokasi mulai Senin 20 Juni 2022 untuk proses registrasi. “Malam hari nanti akan digelar Tahlil dan Gema Sholawat Cinta Tanah Air, Haul Bung Karno 2022 di Masjid At-Taufiq yang baru diresmikan Presiden Jokowi, terletak di seberang Kompleks Sekolah Partai PDIP.
Selain itu juga diadakan doa dari umat beragama Kristen-Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan doa dari Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME. Doa dalam rangka peringatan wafatnya Bung Karno, dan dengan doa tersebut, PDIP benar-benar hadir sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya,” urai Hasto.
“Pembukaan Rakernas secara hybrid diikuti oleh seluruh DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting seluruh Indonesia,” kata Hasto.
Sebelum Rakernas berlangsung, tekah dilakukan secara berjenjang dari bawah Rakercab dan Rakerda Partai sehingga program pemenangan Pemilu yang dibahas benar-benar mengakar dan sebagai jawaban atas berbagai persoalan rakyat di akar rumput.
Menurut Sekjen Hasto Kristiyanto, pelaksanaan Rakernas ini sebenarnya mundur dari jadwal sebelumnya. Dimana rakrenas seharusnya dilaksanakan pada tahun lalu tetapi ditunda dikarenakan pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan dunia, dan menunggu pengesahkan tahap Komisi Pemilihan Umum (KPU). (j05)












