Aceh

Ketua PMII Langsa Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis HAM

Ketua PMII Langsa Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis HAM
Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Kota Langsa, Taufiqurrahman.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LANGSA (Waspada.id): Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Kota Langsa, Taufiqurrahman mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus yang terjadi di kawasan Salemba, Jakarta.

“Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan brutal yang tidak hanya mencederai kemanusiaan, tetapi juga mengancam iklim demokrasi di Indonesia,” sebut Taufiqurrahman kepada wartawan, Senin (16/03/2026) malam.

Menurutnya, insiden itu dilaporkan terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23:37 Wib di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta.

Saat kejadian, Andrie Yunus yang menjabat Wakil Koordinator di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sedang dalam perjalanan pulang dengan sepeda motor usai mengikuti rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Kemudian, berdasarkan informasi yang beredar, dua orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor mendekati korban dan secara tiba-tiba menyiramkan cairan keras ke arah tubuhnya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius sekitar 24 persen di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, mata, tangan, dan dada. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Menanggapi peristiwa itu, Taufiqurrahman menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras terhadap tindakan yang dinilainya sebagai kekerasan tidak berperikemanusiaan.

“Serangan terhadap Andrie Yunus bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ini adalah bentuk teror terhadap mereka yang berani memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia. Kami mengutuk keras tindakan biadab tersebut,” tegasnya.

Dijelas Taufiqurrahman, kekerasan terhadap aktivis HAM merupakan ancaman serius bagi kebebasan sipil dan ruang demokrasi. Karena itu, ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional.

“Negara tidak boleh kalah oleh teror. Pelaku, termasuk siapa pun yang berada di balik perencanaan serangan ini, harus diungkap hingga tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Taufiqurrahman juga menyampaikan solidaritas dan dukungan penuh kepada Andrie Yunus beserta keluarga. Ia berharap korban segera pulih dan tetap kuat dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan serta kemanusiaan.

“Pihaknya siap berdiri bersama korban. Peristiwa ini harus menjadi peringatan bagi kita semua bahwa kekerasan tidak boleh dijadikan alat untuk membungkam suara kebenaran,” pungkasnya. (id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE