Aceh

Keuchik Tangse Kirim 3 Ton Bantuan KeTamiang Dan Aceh Timur

Keuchik Tangse Kirim 3 Ton Bantuan KeTamiang Dan Aceh Timur
Bantuan para keuchik untuk Tamiang dan Aceh Timur.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

SIGLI (Waspada.id): Di tengah duka bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, semangat solidaritas lintas daerah kembali ditunjukkan oleh para pemimpin gampong di Aceh.

Forum Keuchik Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, menempuh perjalanan jauh untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, khususnya para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal.

Rombongan keuchik berangkat dari Tangse selama 3 hari, mulai 4 hingga 6 Januari 2026, membawa bantuan hasil donasi masyarakat yang dikumpulkan secara mandiri di kecamatan. Bantuan itu disalurkan ke sejumlah desa yang mengalami kerusakan terparah, yaitu Desa Aras 8, Sikrak, dan Lintang Bawah.

Kehadiran rombongan disambut oleh Datok Panglima setempat bersama perangkat desa yang tergabung dalam APDESI, yang mengaku terharu karena para keuchik Tangse tetap hadir di tengah kondisi sulit untuk membantu sesama warga Aceh.

Masjid yang Tersisa, Bukti Keajaiban di Tengah Bencana

Para keuchik dari Tangse, Pidie foto bersama di lokasi banjir Aceh Tamiang. Waspada.id/Ist

Di Desa Sikrak, banjir bandang menyapu hampir seluruh permukiman warga. Data terakhir mencatat 135 KK dengan 360 jiwa terdampak, di mana seluruh rumah warga hanyut dibawa arus deras.

Di tengah kehancuran itu, Masjid Desa Sikrak menjadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri, yang oleh masyarakat diyakini sebagai keajaiban dan bukti kebesaran Allah SWT.

Bantuan Swadaya Masyarakat Tangse

Forum Keuchik Tangse berhasil mengumpulkan bantuan dalam jumlah besar, meliputi, Beras lebih dari 3 ton, 150 kotak air mineral gelas,150 kotak mie instan, pakaian baru, uang tunai untuk pembelian sembako dan kebutuhan darurat lainnya. Bantuan logistik tambahan lainnya.

Ketua Forum Keuchik Kecamatan Tangse, Mustafa, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Tangse untuk saudara mereka yang sedang diuji musibah.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tapi juga doa dan dukungan moral. Ini murni dari masyarakat kami. Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kami di Tamiang dan Aceh Timur,” ujar Mustafa.

Sementara itu, Keuchik Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Muhammad Yanis, menambahkan bahwa bantuan ini lahir dari kepedulian spontan warga di setiap gampong.

“Warga kami menyumbang sesuai kemampuan. Semangat berbagi ini kami jaga, apalagi saat sesama sedang diuji,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan lintas daerah, Forum Keuchik Tangse juga menyerahkan sebagian bantuan kepada Bupati Aceh Timur, Alfalarki, untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Timur.

Para keuchik berharap, bantuan ini dapat membantu pemulihan korban bencana, terutama keluarga yang kini bertahan di pengungsian, sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan Aceh ada pada persaudaraan dan kepedulian antar gampong dan antar daerah. (id69)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE