Kian Meresahkan, Masyarakat Agara Minta Polisi Berantas Judi

- Aceh
  • Bagikan
Kian Meresahkan, Masyarakat Agara Minta Polisi Berantas Judi
Anggota DPRK Agara, Tgk. Marwan Husni. Waspada/Ist

KUTACANE ( Waspada): Menjelang puasa Ramadhan, Anggota DPRK Aceh Tenggara (Agara), Tgk. Marwan Husni meminta Polda Aceh dan Polres Agara segera menurunkan tim guna memberantas perjudian yang kini kian meresahkan masyarakat di Bumi Sepakat Segenep.

Berbicara kepada Waspada, Sabtu (25/2), Tgk. Marwan Husni mengungkapkan perjudian saat ini sangat terang-terangan di daerah pedesaan, apalagi daerah pedalaman. “Ini terkesan adanya pembiaran dan tidak ada upaya pemberantasan dari aparat penegak hukum,” ujarnya.

Begitupun dia berharap Polres Agara bekerjasama dengan Tim Polda Aceh turun untuk membasmi perjudian hingga ke akar-akarnya.

Tgk.Marwan Husni anggota dewan dari PAN Aceh Tenggara ini menjelaskan, perjudian marak di Aceh Tenggara sudah merambah di kalangan pejabat, petani, pelajar, dan pengusaha. “Hal ini terjadi, karena terkesan tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum di Aceh Tenggara yang selama ini,” sesalnya.

Buktinya, ungkap dia, perjudian masih ada dan jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba untuk membekingi perjudian ini. “Kalau ini terbukti kita minta diproses secara hukum. Misalnya perjudian yang marak saat ini, chip Higgs domino, judi togel dan bentuk perjudian lainnya yang sangat terang-terangan di warkop-warkop pedesaan,” sebutnya.

Untuk itu, dia akan berkoordinasi dengan anggota Komisi III, DPR-RI, Nazaruddin alias Dek Gam dari Partai Amanat Nasional untuk menyampaikan masalah perjudian yang marak selama ini dan tidak mampu diberantas hingga tuntas kepada Kapolri dan Kapolda Aceh.

Menurut dia, pemberantasan perjudian yang marak di pedesaan di Aceh Tenggara sebenarnya tidak sulit, hanya saja perlu kemauan atau keseriusan saja. “Jadi, kita berharap Tim Polda Aceh turun dan bekerjasama dengan polisi setempat untuk memberantas perjudian jika ini dibiarkan menimbulkan kerapnya terjadi pencurian di Aceh Tenggara,” pungkasnya.

Menyikapi itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP, Doni R. Sumarsono SIK MH saat dikonfirmasi Waspada melalui WhatsApp, hingga Minggu (26/4) belum merespon meski pesan sudah terbaca.(cseh)

  • Bagikan