Kinerja APBA 2023 Positif, Pj Gubernur Terima Penghargaan Dari Kanwil DJPb Aceh

- Aceh
  • Bagikan
Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menerima penghargaan atas capaian sebagai Instansi Pemerintah dengan Tingkat Kolaborasi Pelaksanaan APBN - APBD Tertinggi dari Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh Izharul Haq, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa, (5/12). (Waspada/Zafrullah)
Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menerima penghargaan atas capaian sebagai Instansi Pemerintah dengan Tingkat Kolaborasi Pelaksanaan APBN - APBD Tertinggi dari Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh Izharul Haq, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa, (5/12). (Waspada/Zafrullah)

BANDA ACEH (Waspada): Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh, Selasa (5/12) di Kantor Gubernur Aceh. Penghargaan itu berkat kinerja positif Pemerintah Aceh dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2023.

Penghargaan kinerja positif 2023 dengan kategori instansi pemerintah dengan tingkat kolaborasi pelaksanaan APBN-APBD tertinggi itu diterima oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh Izharul Haq, dalam momentum penyerahan DIPA dan TKD 2024 di Kantor Gubernur Aceh.

Penghargaan dengan kategori yang sama juga diterima oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh dan Badan Pusat Statistik Aceh. Selain kategori tersebut, Kanwil DJPb Aceh juga menyerahkan dua kategori penghargaan lainnya untuk pemerintah Kabupaten/Kota.

Kategori kedua adalah pemerintah daerah dengan penyerapan APBD dan penyaluran TKD tertinggi. Penghargaan kategori ini diraih oleh Pemerintah Kota Subulussalam dengan peringkat pertama. Kemudian pemerintah Kabupaten Pidie dan Bener Meriah untuk peringkat dua dan tiga.

Penghargaan terakhir diberikan kepada Pemda dengan kategori tingkat dukungan pembiayaan UMKM melalui penyaluran kredit program (KUR dan UMi) tertinggi. Peringkat pertama diberikan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, kedua Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan peringkat tiga. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *