AcehKuliner

King Abdi Dan 11 Chef Nusantara Bangkitkan Selera Makan Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

King Abdi Dan 11 Chef Nusantara Bangkitkan Selera Makan Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang
Warga  terdampak banjir Aceh Tamiang 2025 sedang antre mengambil makanan yang disajikan, Jumat (9/1). Waspada.id/Muhammad Hanafiah
Kecil Besar
14px

KUALASIMPANG (Waspada.id): Ekspedisi dapur kemanusiaan bersama King Abdi dan 11 Chef Nusantara serta relawan  Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta berhasil membangkitkan selera makan warga terdampak banjir Aceh Tamiang yang merasa senang dan bergairah menikmati menu masakan yang disajikan oleh King Abdi ketika berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang.

King Abdi dan 11 Chef Nusantara bersama relawan Baznas( Bazis) Provinsi DKI Jakarta dalam program ini menyediakan 90 ribu porsi untuk warga terdampak banjir. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 50 ribu porsi, Jumat (9/1) dan selanjutkan kegiatan yang sama dilaksanakan di Komplek Masjid Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (10/1).

Pantauan Waspada.id di Lokasi Pengungsian di Bukit  Dusun Metro,Kampung Durian,Kecamatan Rantau ,Kabupaten Aceh Tamiang pada Jumat (9/1) sore berduyun-duyun warga terdampak banjir Aceh Tamiang 2025 datang ke lokasi untuk melihat King Abdi bersama 11 Chef Nusantara dibantu relawan Baznas( Bazis) Provinsi DKI Jakarta memasak dan selanjutnya warga yang menyemut tertib berbaris antre untuk mengambil makanan dan air mineral yang disajikan pada acara tersebut.

Makanan yang dimasak dan disajikan oleh King Abdi bersama 11 Chef Nusantara dan dibantu relawan Baznas(Bazis) Provinsi DKI Jakarta antara lain nasi putih , udang asam manis, sayur kerang, mie goreng, tumis  telur campur wortel  dan lain-lain serta diberikan juga minuman air mineral.

Warga terdampak banjir membuat dua barisan antrean panjang mencapai 50 meter dari atas bukit sampai ke meja menu disajikan. Mereka merupakan warga Kampung Durian, Kampung Mekar Jaya dan sejumlah warga lainnya di Kecamatan Rantau yang terdampak banjir Aceh Tamiang 2025. “Masakannya enak,” ungkap warga setelah menikmati menu makanan yang disajikan kepada Waspada.id di lokasi acara tersebut.

Sedangkan kegiatan yang sama dilaksanakan di Kampung Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (10/1). Banyak warga Lubuk Sidup dan warga dari kampung lainnya di Kecamatan Sekerak serta warga dari Kecamatan Bandar Pusaka yang datang untuk menikmati makanan yang disajikan. Warga setempat juga mengaku kepada Waspada.id, makanan yang disajikan rasanya enak.

Salah seorang relawan yang ikut dalam program ini Alhamda, kepada Waspada.id, mengatakan memang sangat antusias warga terdampak banjir yang datang untuk menikmati berbagai menu yang disajikan dalam program ini.

King Abdi ketika memasak di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (9/1).Waspada.id/Muhammad Hanafiah

Sementara itu, King Abdi di sela-sela kesibukannya menangani acara tersebut kepada Waspada.id, Jumat (9/1) mengatakan, dirinya sangat sedih melihat masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang yang dilanda banjir. “Saya lihat memang sedih, rumah-rumah warga dan jalan penuh lumpur, banjirnya sangat parah,” ungkap King Abdi.

Selain itu, King Abdi juga merasa gembira karena warga terdampak banjir Aceh Tamiang merasa senang datang untuk menikmati berbagai menu makanan yang disajikan dalam kegiatan ini. “Masyarakat Aceh Tamiang sangat tertib, ramah dan sopan, mau bersabar menunggu saya memasak bersama sebelas chef Nusantara pada acara ini yang dibantu relawan Baznas Provinsi DKI Jakarta. Masyarakat juga mau antre untuk mengambil makanan dan warga makan sampai sepuas-puasnya,” pungkas King Abdi. (id93)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE