LANGSA (Waspada.id): Pasca bencana hidrometeorologi, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Aceh salurkan bantuan donasi dari KKG PAI Provinsi Jawa Timur kepada Guru PAI Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir Aceh di Kota Langsa di SD Negeri 5 Langsa, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri dan disaksikan Ketua KKG PAI Provinsi Aceh Mustafa, S.Pd.I, M.Ag beserta sejumlah pengurusnya, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, perwakilan Kemenag Kota Langsa, Ketua DPD AGPAII Kota Langsa, Pengawas PAI SD Kota Langsa, Pengurus K3S Kota Langsa, Kepala SD Negeri 5 Langsa, Ketua dan pengurus KKG PAI Kota Langsa serta tamu undangan lainnya.

Ketua KKG PAI Provinsi Aceh Mustafa, S.Pd.I, M.Ag menyampaikan, bantuan yang disalurkan ini merupakan donasi tahap II (dua) dari KKG PAI Provinsi Jawa Timur sebagai wujud kepedulian terhadap korban terdampak bencana hidrometeorologi untuk Guru PAI Sekolah Dasar (SD) di Kota Langsa.
Lanjutnya, bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan shalat terdiri dari sajadah, sarung dan mukena. Ini merupakan bantuan tahap dua untuk tiga kabupaten/kota yakni, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.
Dikatakan Mustafa lagi, adapun titik lokasi penyerahan bantuan tahap dua kita laksanakan untuk Aceh Timur di Kankemenag Aceh Timur, Idi Rayeuk, Kota Langsa di SD Negeri 5 Langsa sedangkan untuk Aceh Tamiang di Masjid Nurhasanah, Desa Terban Kecamatan Karang Baru.
“Sebelumnya, Tim KKG Provinsi Aceh telah melaksanakan penyaluran bantuan tahap I (satu) kepada Guru PAI Sekolah Dasar (SD) yang terdampak banjir di Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara,” jelas Mustafa.

Sementara, Ketua KKG PAI Kota Langsa, Abdul Malek, S.Pd.I mengucapkan, Alhamdulillah dan terimakasih kepada Ketua dan pengurus KKG PAI Provinsi Aceh yang telah melaksanakan amanah dari KKG PAI Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian sesama guru PAI.
“Semoga bantuan berupa alat kelengkapan shalat tersebut dapat membawa keberkahan dalam meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah. Selain itu mendapatkan fahala dari Allah Swt serta menjadi amal jariyah bagi para donatur yang memberikannya,” imbuh Abdul Malek. (Id75)











