Aceh

Kodim 0108/Agara Targetkan Pembangunan Jembatan Gantung Rampung Besok, Warga Sambut Gembira

Kodim 0108/Agara Targetkan Pembangunan Jembatan Gantung Rampung Besok, Warga Sambut Gembira
Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Badar dengan Kecamatan Darul Hasanah ini ditargetkan rampung pada Kamis (5/3) besok. Waspada.id/Seh Muhammad Amin
Kecil Besar
14px

KUTACANE (Waspada.id): Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) menargetkan pembangunan jembatan gantung yamg menghubungkan Kecamatan Badar dengan Kecamatan Darul Hasanah rampung pada Kamis (5/3) besok.

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana, kata Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, ST kepada Waspada.id, Rabu (4/3) malam.

“Kami ingin mendukung akses masyarakat kembali terhubung dengan lahan pertanian dan perkebunan warga. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses transportasi yang selama ini terbatas, sekaligus mempercepat mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pelayanan kesehatan,” katanya.

Dandim menambahkan, “Pekerjaan terus kami kebut sesuai tahapan. Dengan dukungan personel serta ketersediaan material yang cukup, kami optimistis pembangunan jembatan gantung ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat”.

Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang memiliki akses transportasi terbatas. Infrastruktur yang memadai diyakini menjadi salah satu faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Besok rampung, warga Kecamatan Darul Hasanah dan Badar kini semakin menaruh harapan besar agar jembatan tersebut segera rampung dan dapat digunakan untuk memperlancar aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur dan gembira dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini akses kami cukup sulit, terutama saat musim hujan. Jika jembatan ini selesai, tentu akan sangat membantu kami dalam membawa hasil pertanian, anak-anak ke sekolah, dan keperluan lainnya. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah membantu pembangunan di desa kami,” ungkap salah seorang warga.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung ini bukan hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga menjadi harapan baru bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dandim menjelaskan, panjang pembangunan jembatan gantung 150 meter dengan lebar 1.20 meter, jembatan yang menghubungkan 2 kecamatan tersebut dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 9.000 orang. (id80)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE