Kontrol Media Transparasi Dan Akuntabilitas, Kunci Keberhasilan Pemerintah Aceh Singkil

- Aceh
  • Bagikan
Penjabat Bupati Marthunis ST DEA didampingi Sekda Azmi dan Kabag Prokopim Abdul Rahman, saat menggelar pertemuan dengan wartawan, Sabtu kemarin. WASPADA/AriefH
Penjabat Bupati Marthunis ST DEA didampingi Sekda Azmi dan Kabag Prokopim Abdul Rahman, saat menggelar pertemuan dengan wartawan, Sabtu kemarin. WASPADA/AriefH

SINGKIL (Waspada): Penjabat Bupati Aceh Singkil Marthunis ST DEA, menyampaikan, ada 2 komponen penting yang harus dicapai seorang pemimpin jika ingin memajukan suatu daerah. “Siapapun pemimpinnya jika ingin maju, 2 komponen ini harus diperkuat,” kata Pj Bupati Aceh Singkil Marthunis saat menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan di Warkop Kupi Raja Singkil, Sabtu kemarin.

Kepala Bagian Protokol Pimpinan (Prokopim) Abdul Rahman kepada Waspada.id, Selasa (22/11) mengatakan, pertemuan yang dilakukan bersama sejumlah wartawan berlangsung dadakan, tanpa agenda dan tidak ada dijadwalkan sebelumnya. Dan pertemuan tersebut juga tidak ada agenda pembahasan khusus, namun PJ Bupati hanya ingin bertemu dengan wartawan dan sekedar ngopi pagi (coffe morning), usai menghadiri kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Puskesmas Singkil, kata Rahman.

Di hadapan sejumlah wartawan, Pj Bupati Marthunis didampingi Sekda Azmi menekankan, 2 komponen penting tersebut yakni akuntabilitas dan transparansi. Ini lah yang harus diwujudkan dan diperbaiki jika ingin suatu Pemerintah menjadi maju. Di samping 2 komponen itu, juga perlu ditambah kontrol media terhadap kinerja Pemerintah. “Pers yang kuat objektif, rasional memiliki peran penting dalam mengontrol Pemerintah dan masyarakat. Sehingga atas dasar itu saya ingin bertemu dengan para insan pers,” ucap Marthunis .

Katanya menjadi memimpin Aceh Singkil merupakan tantangan berat. Dan banyak PR yang harus diselesaikan. Disamping itu saat ini memasuki tahapan menjelang Pemilu untuk memilih Pemimpin selanjutnya. Sehingga perlunya peran Pers mencerdaskan masyarakat untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan bersih. “Saya suka kritikan, dan kita tidak anti kritik. Silahkan dikritik kinerja kami untuk kebaikan. Namun saya tidak suka bual-bual yang hanya menina bobokkan,” tegas Marthunis

Lebih lanjut katanya, peran Pemerintah dituntut memberikan yang terbaik untuk rakyat. Dengan tolak ukur dan indikator yang sudah ditetapkan sesuai dokumen perencanaan. Seperti angka kemiskinan, jadi apapun kebijakannya, penggunaan anggaran harus diarahkan untuk pencapaian pengentasan kemiskinan. Pencapaiannya tidak kesitu berarti tidak berhasil. “Jadi pencapaiannya sesuai visi misi Bupati pengentasan kemiskinan itu harus tercapai. Dan itu menjadi tugas Penjabat Bupati saat ini, dan publik harus tau apa yang diajukan, dan disinilah pentingnya peran media,” bebernya

Untuk menyampaikan informasi ke publik juga ada dua hal penting dan harus diwujudkan, yakni transparasi dan tata kelola Pemerintah yang baik. Tata kelola yang baik juga harus diwujudkan dengan baik, bersama eksekutif dan legeslatif yang harmonisasi. Yang dapat diwujudkan dengan kesepakatan bersama sesuai target yang akan dicapai. “Namun bukan dengan kesepakatan yang ini punya kami, dan kami tidak ganggu punya kamu,” ucap Penjabat Bupati lulusan S-2 Ekonomi Publik Amerika Serikat itu.
Katanya, yang namanya kesepakatan bisa sepakat, namun dengan cara dan langkah yang bijaksana. Dan hasilnya untuk kebaikan Aceh Singkil

Namun jangan kesepakatan dengan cara yang tidak baik dan harmonisasi yang tidak ada substantifnya.
Namun kesepakatan dengan proses yakin, yang bisa diwujudkan bersama dengan argumentasi, diskusi dan transparasi untuk yang terbaik, pungkas Marthunis. (B25)

  • Bagikan