Aceh

Korban Banjir Pidie Diusulkan Terima Jadup Rp450 Ribu/Jiwa dan Bantuan Isi Hunian Rp3 Juta/KK

Korban Banjir Pidie Diusulkan Terima Jadup Rp450 Ribu/Jiwa dan Bantuan Isi Hunian Rp3 Juta/KK
Plh Kadis Sosial Pidie, drh H Fazli, M.Si, membantu distribusi bantuan kepada warga korban banjir di Pidie, beberapa waktu lalu. Waspada.id/dok
Kecil Besar
14px

PIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Pidie mengusulkan bantuan jaminan hidup (jadup) sebesar Rp450 ribu per bulan per jiwa dan bantuan isi hunian Rp3 juta per kepala keluarga (KK) bagi 97 KK terdampak banjir.

Usulan diajukan ke pemerintah pusat dan saat ini menunggu proses verifikasi data kerusakan sebelum dapat direalisasikan.

Plh Kepala Dinas Sosial Pidie, drh H Fazli, M.Si, menjelaskan pada Senin (9/3/2026) bahwa jadup diusulkan dengan besaran Rp15 ribu per hari per jiwa.

“Untuk membantu kebutuhan dasar warga terdampak bencana, kita sudah mengusulkan bantuan jaminan hidup sebesar Rp15 ribu per hari per jiwa atau Rp450 ribu per bulan,” ujarnya kepada wartawan.

Bantuan isi hunian sebesar Rp3 juta per KK diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak akibat bencana, guna memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga setelah kehilangan sebagian besar perabotan. “Ini untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga setelah rumah mereka terdampak,” jelas Fazli.

Dari 97 KK yang menjadi sasaran, 12 KK saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara), sedangkan 8 unit rumah di kawasan Krueng Meriam mengalami kerusakan berat. Proses verifikasi data kerusakan rumah – baik rusak berat maupun ringan – akan menjadi dasar penetapan bantuan secara final.

“Sekarang masih tahap usulan ke kementerian. Kita juga menunggu proses verifikasi rumah yang rusak berat dan rusak ringan,” tambah Fazli.

Warga terdampak mengungkapkan harapan agar bantuan segera turun. Jamaluddin, 45, warga Krueng Meriam, mengaku banyak perabot rumahnya rusak akibat banjir.

“Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah bisa segera turun supaya bisa membeli kebutuhan rumah tangga lagi,” katanya.

Nuraini, 38, yang tinggal di huntara, menyatakan bantuan jadup sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. “Kalau ada bantuan jadup tentu sangat membantu untuk kebutuhan makan dan kebutuhan anak-anak,” ujarnya.

Pemkab Pidie berharap pengajuan tersebut segera disetujui agar masyarakat dapat segera memulihkan kehidupan mereka setelah bencana.(id69)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE