SUBULUSSALAM (Waspada.id): Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Yudi Triadi, SH, MH, ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam pada Jumat (6/2) pagi mendorong penguatan moril tim penyidik agar penegakan hukum berjalan objektif, sekaligus memberikan atensi khusus pada fungsi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta pendampingan hukum untuk pemerintah daerah.
Demikian rilis Kepala Seksi Intelijen Kejari Subulussalam, Delfiandi, SH, MH, yang diterima Waspada.id, Sabtu (7/2).
Bersama Kajati dalam kunjungan tersebut adalah Ketua Ikatan Adhiyaksa Darmakarini (IAD) Wilayah Aceh Ny. Juraida Yudi Triadi dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Aceh Nilawati, SH, MH.
Rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Subulussalam Andie Saputra, SH, CRMO, beserta seluruh pegawai, dengan simbolis pengalungan syal, tari dampeng, dan Yelyel pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi di halaman kantor.
Kunker ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Kajati Aceh ke beberapa wilayah hukum di lingkungannya.
Kajati mengingatkan para jaksa, tenaga umum, dan seluruh pegawai Kejari Subulussalam untuk bekerja dengan ikhlas, tuntas, dan kerja keras, serta selalu menjaga hubungan dan nama baik institusi. Kejari Subulussalam juga diminta terus berinovasi dalam pelayanan publik yang bebas pungutan liar, sekaligus menjaga kedisiplinan dan profesionalisme.
“Integritas adalah harga mati,” ujar Kajati, yang menjadi prinsip dalam bekerja dan melayani masyarakat, seperti yang ditirukan Delfiandi.
Sementara itu, Ketua IAD Wilayah Aceh Ny. Juraida Yudi Triadi dalam rapat koordinasi dengan Pengurus IAD Daerah Subulussalam mengingatkan perlunya peningkatan peran organisasi menuju kejaksaan yang lebih baik.
Ia juga menekankan pentingnya menjalin silaturahmi dan kompak antar pengurus serta anggota untuk terciptanya IAD Daerah Subulussalam yang lebih baik.(id130)











