AcehEkonomi

Lahan Terendam Banjir Koptan Agro Berkah Minta Bantuan Pupuk Dan Alsintan

Lahan Terendam Banjir Koptan Agro Berkah Minta Bantuan Pupuk Dan Alsintan
Ketua Koptan Agro Berkah Sutan Syahrir saat menerima kunjungan Wakil Bupati dan Kadis Tanaman Pangan, untuk melakukan tanam perdana 1000 batang cabai merah, Selasa 13 Januari 2026. WASPADA.id/Aris
Kecil Besar
14px

SINGKIL (Waspada.id): Para petani yang tergabung dalam Koptan Agro Berkah Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, kini mengaku kesulitan untuk mengelola lahan pertanian tanaman hortikultura mereka.

Pasalnya, pasca banjir besar pada 27 November 2025 lalu, seluruh tanaman beserta pupuk dan obat-obatan yang menjadi aset berharga mereka turut ludes disapu banjir.

Sehingga mereka sangat kesulitan untuk keberlangsungan pengelolaan lahan pertanian tanaman palawija mereka.

Ketua Kelompok Tani Agro Berkah (Koptan) Sutan Syahrir yang dikonfirmasi Waspada.id, Senin (26/1/2026) mengungkapkan, beragam jenis tanaman palawija yang mereka rawat semuanya mati terendam, sehingga mereka mengaku mengalami kerugian mencapai puluhan juta.

Termasuk obat-obatan yang harganya mahal, serta pupuk yang menjadi penunjang kesuburan tanaman juga ikut hanyut dan terendam.

Sehingga saat ini mereka terpaksa mencoba penanaman dengan tanpa memakai obat-obatan hama, maupun pupuk sebagai penyubur dan hanya menyerahkan hanya kepada Allah SWT bagaimana hasilnya nanti.

“Sebenarnya sudah gak semangat mau nanam lagi, tapi karena dukungan kawan-kawan agar tetap mencoba untuk ditanam lagi, sehingga masih kita coba tanam tanpa memakai obat dan pupuk,” keluh Sutan.

Sutan melaporkan, bermacam bibit dan jenis tanaman hortikultura yang mati akibat terendam banjir. diantaranya sudah memasuki masa panen seperti cabai merah dan cabai kecil.

Kemudian jagung manis memasuki fase pembuahan. Terong ungu sedang berbuah, kacang panjang sedang berbuah, termasuk tomat, timun, ubi kayu. Kemudian daun ubi sayuran dan kangkung yang siap panen dan pepaya.

Begitupun Sutan mengaku sudah menyampaikan keluhannya tersebut kepada Wakil Bupati Hamzah Sulaiman, Kadis Pertanian Abd Haris, Kadis DLH Surkani, Kepala Dinas P2TSP Aidil Yudi Irawan, saat meninjau lahan pertanian Koptan Agro Berkah, sekaligus penanaman perdana cabai merah 1000 batang.

Dalam kunjungan Wakil Bupati serta Kadis Pertanian dan para penyuluh pertanian, Sutan juga telah mengusulkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) seperti hand traktor dan alat penyemprotan obat tanaman.

“Mudah-mudahan pak Wakil Bupati dan Kadis Pertanian bisa segera merealisasikan kebutuhan kami, sehingga pertanian kami bisa kembali bergairah, untuk mencukupi kebutuhan sayur-mayur dan palawija masyarakat lokal,” harap Sutan. (id.81)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE