Aceh

Lampu Suar Sigli Kembali Menyala, Nelayan Lega

Lampu Suar Sigli Kembali Menyala, Nelayan Lega
Lampu Suar Kuala Sigli kembali menyala, menerangi jalur pelayaran nelayan setempat, Sabtu (31/1). Waspada.id/Muhammad Riza
Kecil Besar
14px

PIDIE (Waspada.id): Setelah sempat gelap dan membuat para nelayan waswas setiap kali turun melaut, Lampu Suar Kuala Kota Sigli, Kabupaten Pidie, akhirnya kembali menyala.

Perbaikan cepat dari Distrik Navigasi Sabang mendapatkan apresiasi langsung dari Panglima Laot Lhok Kota Sigli, Surya Dharma, yang menilai langkah ini sebagai bukti bahwa negara memang bisa hadir ketika keselamatan masyarakat menjadi taruhan.

Surya Dharma, mewakili ribuan nelayan Kota Sigli dan Pidie, menyampaikan terima kasih atas respons cepat tersebut. Menurutnya, lampu suar bukan sekadar fasilitas navigasi melainkan “nyawa bagi para nelayan”, terutama yang pulang melaut pada malam hari atau saat gelombang dan angin sulit diprediksi.

“Alhamdulillah, Lampu Suar Kuala Sigli sudah kembali menyala. Ini sangat membantu keselamatan pelayaran nelayan kami. Terima kasih kepada Kepala Distrik Navigasi Sabang dan seluruh tim yang bergerak cepat,” ujar Surya Dharma dalam pernyataan resminya, Minggu (1/2).

Ia mengatakan, selama lampu suar tidak berfungsi, para nelayan harus mengandalkan insting dan pengalaman untuk masuk ke jalur perairan yang sempit, gelap, dan rawan karang. Kondisi itu membuat risiko kecelakaan meningkat, sementara banyak nelayan tetap harus melaut demi kebutuhan harian.

“Dalam kondisi tertentu, satu cahaya penuntun bisa menentukan siapa yang kembali ke darat dan siapa yang hilang ditelan malam,” kata Surya dengan nada yang menyiratkan kelegaan sekaligus kekhawatiran yang sempat melingkupi para nelayan.

Di sisi lain, langkah cepat Disnav Sabang dinilai sebagai contoh konkrit tata kelola layanan publik yang seharusnya. Tidak bertele-tele, tidak menunggu viral, dan tidak menunggu laporan menumpuk. Mereka turun, mengecek, memperbaiki, dan memastikan lampu kembali bekerja.

Bagi masyarakat pesisir, perbaikan ini bukan hanya soal alat navigasi yang menyala. Ini adalah tentang pengakuan terhadap keselamatan nelayan, kelompok yang selama ini kerap luput dari perhatian, kecuali ketika terjadi kecelakaan di laut.

“Kerja cepat seperti ini membuat kami merasa dihargai. Semoga koordinasi antara nelayan dan Distrik Navigasi terus terjaga,” tambah Surya.

Dengan kembalinya Lampu Suar Kuala Sigli beroperasi, para nelayan kini bisa kembali melaut dengan lebih tenang. Setidaknya, ada cahaya yang memastikan mereka tidak pulang dalam gelap baik secara harfiah maupun dalam arti yang lebih luas. (id69)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE