BLANGPIDIE (Waspada.id): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Aceh Barat Daya (Abdya). Lima anggota Pramuka dari kabupaten di pesisir barat selatan Aceh itu, sukses lolos seleksi menuju Jambore Dunia ke-26, yang akan digelar di Gdansk, Polandia, pada 30 Juli–8 Agustus 2027 mendatang.
Keberhasilan ini diraih setelah mereka melewati proses seleksi ketat tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh, yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 April 2026, di Bumi Perkemahan Komplek Pertanian Sare, Kabupaten Aceh Besar.
Dari enam peserta yang dikirimkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Abdya, lima di antaranya dinyatakan lulus, terdiri dari tiga peserta utama dan dua cadangan.
Tiga peserta yang lolos utama yakni Alief Geubrina Tuah (SMA Jabal Nur Jadid), Syifa Annajwa Hayat (SMP Jabal Nur Jadid), dan Aiesy Keyzhia (SMAN Harapan Persada). Sementara dua lainnya, Farel Zaviro dan Olivia Tri Padillah (SMAN Harapan Persada), dinyatakan sebagai peserta cadangan.
Wakil Ketua Bina Wasa Kwarcab Abdya, Cut Bang Marzuki menyebutkan, capaian tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan kepramukaan di daerah. “Dari enam peserta, lima berhasil lolos. Ini hasil kerja keras bersama, baik peserta, pelatih, maupun dukungan sekolah dan orang tua,” ujarnya.
Para peserta yang lolos, khususnya kategori utama, kini mulai mempersiapkan diri secara intensif, baik dari sisi fisik, mental, hingga wawasan kebangsaan dan internasional, sebagai bekal menghadapi ajang kepanduan terbesar di dunia itu.
Ketua Kwarcab Abdya, Zulkarnaini, melalui Ketua Harian Usmadi,menegaskan bahwa, capaian tersebut bukan sekadar prestasi individu, melainkan representasi kemajuan pendidikan karakter, melalui gerakan Pramuka di Abdya.
“Ini bukan hanya tentang lolos seleksi, tetapi tentang kualitas generasi muda Abdya, yang mampu bersaing di level global. Kami berharap ini menjadi energi baru bagi Pramuka di daerah, untuk terus berprestasi,” kata Usmadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pengurus Kwarcab, pihak sekolah, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pembinaan.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa, keterbatasan geografis bukanlah penghalang bagi generasi muda daerah, untuk menembus panggung dunia. Dari Abdya, semangat itu kini bersiap melangkah ke Polandia.(id82)










