LIRA Agara Puji Kapolres Agara Ungkap Kasus Pengoplos BBM

- Aceh
  • Bagikan

KUTACANE (Waspada): Gebrakan yang dilakukan Kapolda Aceh melalui Kapolres Aceh Tenggara (Agara) beserta jajaran kembali mengukir prestasi membanggakan, setelah menggulung tiga pelaku pengoplos bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Desa Rumah Luar Kecamatan Tanoh Alas.

Keberhasilan Team Sat Reskrim Polres Agara mengamankan ketiga tersangka yakni inisial MS, 54, petani warga Desa Lawe Kinga Kecamatan Semadam, MA, 22, warga Desa Pasir Bangun Kecamatan Lawe Alas dan RM, 47, petani warga Desa Rumah Luar Kecamatan Tanoh Alas.Tak ayal menjadi perbincangan hangat publik di Bumi Sepakat Segenep.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan Polres Aceh Tenggara, pada Kamis (28/10) lalu, 45 jerigen warna biru yang berisikan minyak oplosan ukuran 50 liter, 7 jerigen warna putih yang berisikan minyak oplosan ukuran 50 liter, 13 jerigen warna biru yang berisikan minyak oplosan ukuran 33 liter, 10 jerigen warna putih yang berisikan minyak oplosan ukuran 33 liter.

Selain itu ikut diamankan 8 jerigen warna putih yang berisikan minyak Pertalite dengan ukuran jerigen 33 liter, 2 jerigen warna biru yang berisikan minyak pertalite ukuran 33 liter, 2 jerigen warna putih yang berisikan minyak mentah dengan ukuran 50, 1 alat timbangan ukuran 100 Kg, 1 unit mobil Toyota Avanza silver plat BL 1348 HG dengan menggunakan tangki modifikasi isi sekira 200 liter.

“Untuk itu, saya sebagai putra daerah sangat mengapresiasi kinerja bapak Kapolres, AKBP R, Doni Sumarsono S. Ik dan Abangnda Kasat Reskrim, Iptu Bagus Pribadi beserta seluruh anggota Polres Aceh Tenggara yang berkontribusi nyata dalam memberantas segala kejahatan di Aceh Tenggara ini,” ujarnya.

“Termasuk membongkar setelah berhasil menggulung tiga pelaku pengoplos bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang meresahkan masyarakat luas di bumi Sepakat Segenep,” tambah Bupati LSM-LIRA Agara, Fajriansyah, S. Pd kepada Waspada saat dihubungi via selulernya, Sabtu (28/10) pagi.

Bupati LSM-LIRA Agara, Fajriansyah, S. Pd menilai dibutuhkan konsistensi dari aparat penegak hukum dalam memberantas praktik segala kejahatan termasuk distribusi BBM ilegal bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat Aceh Tenggara saat ini sangat terbukti. Mengingat, kejahatan tersebut ibarat puncak gunung es yang telah dilakukan berulang-ulang, meskipun polisi sudah berulang kali melakukan penangkapan.

Bupati LSM-LIRA Agara, Fajriansyah, S. Pd menilai tindakan tegas Kasat Reskrim Aceh Tenggara dalam memberantas kejahatan yang dilakukan para tersangka pengoplos bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite juga harus menjadi contoh yang bagus bagi semua Polres di seluruh Indonesia. “Seharusnya pejabat-pejabat yang berkompeten seperti ini hendaknya diberikan apresiasi oleh jajaran petinggi Polri atas kinerjanya,” ujar Fajriansyah, S. Pd.

Bupati LSM-LIRA Agara, Fajriansyah, S. Pd mengatakan, Kapolres Aceh Tenggara dan jajarannya harus tetap siaga dalam menjaga dan merawat sirkulasi dan regulasi BBM bersubsidi tepat sasaran agar tidak disalahgunakan.

Menurutnya, pekerjaan pemberantasan kejahatan merupakan pekerjaan yang sangat mulia. “Justru itu pekerjaan yang mulia ini wajib kita dukung selain kejahatan Pengoplos BBM juga peredaran narkoba di Negeri ini sangat membahayakan,” papar Fajriansyah.

Oleh karena itu, diminta dukungan seluruh komponen masyakat Aceh Tenggara di seluruh pelosok bumi Sepakat Segenep agar melapor dan menyampaikan informasi jika mengetahui ada transaksi penjualan atau pengedaran narkoba. “Informasi ini diberitahukan kepada pihak Kepolisian demi menyelamatkan generasi kita di Bumi Sepakat,” tegas Fajriansyah.

Menurutnya, perang terhadap peredaran narkoba yang dicanangkan Kasat Satres Narkoba Polres Aceh Tenggara, terus menunjukkan hasil yang positif demi penyelamat generasi muda di Aceh Tenggara. (cseh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *