ACEH BESAR (Waspada.id): Cuaca ekstrem disertai hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Aceh Besar pada Ahad (4/1) mengakibatkan terjadinya tanah longsor di sebagian ruas Jalan Glee Taron atau jalur Mata Ie–Lhoknga.
Longsor tersebut terjadi di kawasan wisata Glee Taron, Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi wisata kolam renang Mata Ie.
Material longsor berupa tanah dan bebatuan dilaporkan menutupi sebagian badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas warga.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, mengatakan pihaknya pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga setempat, Zak Glee Taron. Menindaklanjuti laporan itu, Yusri bersama aparat gampong langsung meninjau lokasi.
“Tadi malam saya menerima laporan dari warga, dan pagi harinya kami langsung mengecek ke lokasi. Setelah dicek, benar telah terjadi tanah longsor. Meski skalanya tidak terlalu besar, namun volume material sudah menutupi sekitar setengah badan jalan. Ini jelas sangat mengganggu aktivitas warga yang melintas,” ujar Yusri saat berada di lokasi longsor, Senin (5/1).
Menurut Yusri, longsor diperkirakan terjadi akibat
tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan, terlebih jalur tersebut merupakan akses menuju kawasan wisata.
“Material tanah dan batu harus segera dibersihkan karena selain mengganggu, juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada Camat Darul Imarah agar segera mendapatkan penanganan dari instansi terkait,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Darul Imarah, Muhammad Basir, S.STP., M.Si, membenarkan telah menerima laporan dari Keuchik Gampong Leu Ue. Ia memastikan pihak kecamatan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan koordinasi lintas instansi.
“Laporan sudah kami terima dari Keuchik Leu Ue dan akan segera kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama BPBD Aceh Besar maupun Dinas PUPR Aceh Besar, agar longsor ini bisa segera ditangani,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, salah seorang warga setempat yang akrab disapa Zak Glee Taron berharap pemerintah gampong maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dapat segera melakukan pembersihan material longsor demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kami sangat berharap pemerintah segera membersihkan material longsor ini. Lokasi ini merupakan kawasan wisata Glee Taron, sehingga jika akses jalannya bersih dan aman, masyarakat yang berkunjung tentu akan lebih nyaman,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, material longsor masih terlihat menutupi sebagian ruas jalan dan warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut. (id65)











