ACEH TAMIANG (Waspada.id): Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samudra melaksanakan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan Mahasiswa Berdampak 2026 dengan membangun Solar Dryer (pengering gabah tenaga surya) bagi petani di Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
Program yang berada di bawah pengawasan Kementerian dan Universitas Samudra ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, mulai 28 Januari hingga 28 Februari 2026, dengan melibatkan mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan.Kegiatan tersebut dibimbing oleh tim dosen yang terdiri dari Nasrul Kahfi Lubis sebagai ketua, serta Nurliza Lubis dan Cut Agustina sebagai dosen anggota.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pandan Sari Tangguh, yaitu program pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat pascabencana banjir melalui penerapan teknologi tepat guna bagi petani serta pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pembangunan Solar Dryer, yaitu alat pengering gabah berbasis energi matahari yang dirancang untuk membantu petani mengeringkan hasil panen secara lebih efisien dan higienis.
Ketua tim kegiatan, Nasrul Kahfi Lubis, dalam keterangannya diterima Kamis (5/3) mengatakan, bahwa teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kendala pengeringan gabah yang selama ini sangat bergantung pada kondisi cuaca. “Solar Dryer ini dirancang sebagai teknologi sederhana, namun efektif untuk membantu petani dalam proses pengeringan gabah, kualitas padi dapat lebih terjaga dan proses pengeringan menjadi lebih cepat,” ujarnya.
Menurutnya, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung dalam membantu masyarakat. “Kami ingin mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata. Melalui program ini, mahasiswa belajar sekaligus berkontribusi bagi petani dan masyarakat kampung,” ungkapnya.
Kehadiran mahasiswa Universitas Samudra di Kampung Pandan Sari mendapat sambutan dan apresiasi positif dari pemerintah kampung (desa) dan masyarakat setempat. Perwakilan Pemerintah Pandan Sari menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dan dosen yang telah membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan pembangunan dan sosial.
Masyarakat sangat menyambut baik program ini, kehadiran mahasiswa Universitas Samudra memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama para petani yang selama ini membutuhkan solusi dalam proses pengeringan gabah, warga juga berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan kampung dapat terus berlanjut pada masa mendatang.
Sementara itu, salah seorang petani Kampung Pandan Sari mengaku optimistis dengan adanya fasilitas Solar Dryer yang dibangun oleh mahasiswa. “Selama ini kami menjemur padi secara tradisional di bawah sinar matahari, kalau hujan datang, proses pengeringan bisa terhambat,adanya Solar Dryer ini, kami berharap hasil panen bisa lebih terjaga kualitasnya,” kata warga tersebut.
Selain pembangunan Solar Dryer, mahasiswa juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat kampung selama program berlangsung antara lain, gotong royong membersihkan sekolah dasar pasca banjir, pembersihan masjid bersama masyarakat, pembersihan lingkungan kampung, pembangunan area Solar Dryer bagi petani dan pembangunan pondok sederhana untuk warga.
Selain itu juga, mahasiswa membantu aktivitas pertanian, seperti pembersihan sawah dan saluran air serta pendampingan kegiatan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian. Program Mahasiswa Berdampak 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Samudra dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah kampung (desa), dan masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kampung Pandan Sari.Kegiatan ini juga menjadi pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, sekaligus membangun kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.(id76).












