Medco Bina Lima Poktan Perempuan Di Aceh Timur

- Aceh
  • Bagikan
Medco Bina Lima Poktan Perempuan Di Aceh Timur
MENGOLAH LAHAN: Staf PT Medco EP Malaka, Abdul Hamid, membantu Poktan Perempuan mengolah lahan Alue Siwah Serdang, Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (23/2). Waspada/Ist

IDI (Waspada): PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) yang beroperasi di bawah pengawasan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) berkomitmen terus menjalankan program pengembangan masyarakat di sekitar area operasinya di Blok A, Kabupaten Aceh Timur.

Untuk membantu peningkatan ketahanan pangan masyarakat, perusahaan melaksanakan program demplot Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari (P3L) untuk lima Kelompok Tani (Poktan) Perempuan di dua desa sekitar area operasi.

Kegiatan P3L ini selaras dengan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Melalui program P3L tersebut, Medco E&P melatih dan mendampingi lima Poktan Perempuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi, dalam siaran pers yang diterima Waspada, Minggu (25/2) menjelaskan, P3L merupakan salah satu program pemberdayaan yang bersinergi dengan program pemerintah dalam menurunkan angka stunting nasional.

“Program ini juga merupakan paket lanjutan dari bentuk nyata dukungan perusahaan untuk membantu perbaikan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kesehatan,” kata Arif.

Pihaknya berharap, program P3L yang dijalankan Perusahaan turut membantu menjawab persoalan masyarakat di sekitar wilayah operasi, khususnya terkait ketahanan pangan, sehingga dapat menurunkan prevelansi balita stunting di wilayah sekitar perusahaan.

Medco Bina Lima Poktan Perempuan Di Aceh Timur
PUPUK ORGANIK: Zulfan, membantu Poktan Perempuan mengolah pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan tanaman di Alue Siwah Serdang, Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (23/2). Waspada/Ist

“Kelima Poktan Perempuan yang mengikuti kegiatan demplot P3L tersebut adalah Poktan Bunga Melati, Srikandi, Seulanga, Bunga Mawar dan Poktan Bungong Padee,” kata Arif, sembari menyebutkan, peserta yang mengikuti program ini mencapai 94 petani perempuan dari Alue Siwah Serdang, Kecamatan Nurussalam dan Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam.

Program P3L ini dilaksanakan oleh kelompok dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan berkelanjutan. “Mereka menanami bibit tanaman produktif untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan keluarga,” ujar Zulfan, Pendamping Pertanian Lokal Aceh Timur.

Pemanfaatan lahan pekarangan ini, lanjutnya, fokus pada penanaman sayur dan palawija. Melalui program ini, Medco E&P membantu pengadaan bibit dan alat kebutuhan lain serta asistensi program secara intensif. “Melalui program ini diharapkan warga di sekitar area operasi dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri,” kata Zulfan.

Ketua Kelompok Bunga Melati, Misriani, mengapresiasi Medco E&P Malaka yang telah menginisiasi program P3L untuk Poktan Perempuan. Program tersebut dinilai sangat terasa manfaatnya, karena lahan tidur ini dapat diolah secara mandiri.

“Hasil dari produk ini nantinya tentu dapat memenuhi kebutuhan harian rumah tangga, sehingga diharapkan program tersebut dapat menjadi pusat pengembangan sayuran lokal dengan memanfaatkan rumah bibit yang dibantu perusahaan,” demikian Misriani. (b11)

  • Bagikan