Aceh

Mengulurkan Tangan di Tengah Luka Alam: Kepemimpinan Fitriana Mugi Bersama Rakyat Aceh Tengah

Mengulurkan Tangan di Tengah Luka Alam: Kepemimpinan Fitriana Mugi Bersama Rakyat Aceh Tengah
Kegiatan Ketua DPRK Aceh Tengah ketika kunjungan ke pengungsi di Desa Bintang Pepara. (Waspada.id/Ist)
Kecil Besar
14px

TAKENGON (Waspada.id): Ketika bencana alam silih berganti melanda wilayah Aceh Tengah, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga kehadiran pemimpin yang mampu memberi rasa aman dan harapan. Di tengah situasi itulah sosok Ketua DPRK Aceh Tengah, Fitriana Mugi, tampil dengan kepemimpinan yang lahir dari empati dan kepedulian nyata.Peduli Membantu sesama dan bahagia bersama.

Sejak banjir, longsor, dan berbagai musibah alam melanda sejumlah kecamatan, Fitriana Mugi tidak membatasi perannya pada kegiatan seremonial semata. Ia aktif turun langsung ke lokasi bencana, menyapa warga, mendengar keluhan, serta memastikan kebutuhan mendesak masyarakat menjadi prioritas utama. Bahkan, rumah pribadinya kerap menjadi ruang jamuan dan kepedulian, tempat bantuan sosial disalurkan kepada korban dan warga terdampak.

Dalam setiap langkah pengabdiannya, Fitriana Mugi juga kerap didampingi oleh sang suami, Mugi, yang dikenal luas sebagai pengusaha ternama di Aceh Tengah.

Kehadiran sosok suami ini bukan sekadar pendamping, melainkan bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh Tengah yang turut merasakan dan berbagi duka bersama warga. Aura kebersamaan yang ditampilkan keduanya menghadirkan energi positif dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Mugi dikenal sebagai pribadi yang ramah, ringan tangan, dan selalu terbuka untuk berkontribusi di berbagai bidang sosial. Sebagai pengusaha, ia tidak hanya fokus pada dunia usaha, tetapi juga aktif mendukung kegiatan kemanusiaan dan sosial, terutama saat masyarakat berada dalam kondisi sulit akibat bencana. Kebersamaan pasangan ini mencerminkan sinergi antara kepemimpinan publik dan kepedulian sosial yang berjalan seiring.

Fitriana Mugi sendiri dikenal luas dengan sikapnya yang hangat dan mudah berbaur. Kepeduliannya bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai cerminan pemimpin berjiwa besar yang hadir saat masyarakat membutuhkan. Dengan sigap, ia memprioritaskan keluhan warga dan berupaya menghadirkan solusi nyata, baik melalui jalur kelembagaan maupun langkah-langkah kemanusiaan secara langsung.

Bagi masyarakat Aceh Tengah, kehadiran Fitriana Mugi bersama keluarga di masa bencana menjadi simbol bahwa kepemimpinan sejati tidak berhenti pada jabatan. Ia hidup dalam pengabdian, bergerak bersama rakyat, dan mengulurkan tangan ketika duka melanda. Inilah potret pemimpin yang tidak hanya memimpin, tetapi juga menemani masyarakat melewati masa-masa sulit dengan ketulusan.

Sumarsono

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE