Aceh

Menjelang Puasa, Korban Banjir Bandang Bireuen Minta DTH Diganti dengan Huntara

Menjelang Puasa, Korban Banjir Bandang Bireuen Minta DTH Diganti dengan Huntara
Korban banjir bandang di pedalaman Bireuen, Salah Sirong, Jeumpa, yang masih berteduh di tenda pengungsian, Rabu (11/2). Waspada.id/Fauzan
Kecil Besar
14px

BIREUEN (Waspada.id): Puluhan korban banjir bandang dan tanah longsor di Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, yang belum menerima Dana Tunggu Hunian (DTH), mengajukan permintaan kepada pemerintah agar digantikan dengan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Mereka khawatir harus menjalani ibadah puasa di tenda darurat yang serba kekurangan, terutama dengan kondisi cuaca panas pada siang hari. Sejumlah kepala keluarga korban bencana hidrometeorologi tersebut belum mendapatkan dana yang dijanjikan Pemkab Bireuen sebagai biaya sewa atau menumpang di rumah saudara.

Nasriadi, salah satu pengungsi, mengatakan Rabu (11/2), ia beserta enam anggota keluarga terpaksa tinggal berdesakan dalam satu tenda dengan kondisi memprihatinkan semenjak terjadinya banjir besar. Ia tidak bisa membayangkan jika kondisi tersebut terus berlanjut hingga bulan puasa.

Camat Kecamatan Jeumpa, Rusli, saat dikonfirmasi Kamis Kamis (12/2) menyatakan bahwa semua korban akan mendapatkan DTH dengan pencairan secara bertahap. Selain itu, pembangunan hunian tetap juga akan dilakukan.

“Insya Allah semua korban akan mendapatkan DTH dan keluarnya bertahap dan pembangunan hunian tetap juga akan dibangun,” ujar Camat Rusli.(id73)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE