Mensos Sasar Pedalaman Berantas Kemiskinan

  • Bagikan
Mensos RI Tri Rismaharini berbincang dengan IRT dalam Kunjungan Kerja di Desa Seuneubok Simpang Simpang, Darul Aman, Aceh Timur, Rabu (28/2). Waspada/H Muhammad Ishak
Mensos RI Tri Rismaharini berbincang dengan IRT dalam Kunjungan Kerja di Desa Seuneubok Simpang Simpang, Darul Aman, Aceh Timur, Rabu (28/2). Waspada/H Muhammad Ishak

IDI (Waspada): Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini akan terus menyasar kawasan-kawasan pedalaman untuk memberantas kemiskinan. Polanya adalah mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi sekitar agar bisa hidup mandiri secara ekonomi.

“Potensi kelapa misalnya, sepanjang jalan kita melihat masih banyak kelapa. Nanti kami akan bantu peralatan agar masyarakat bisa memproduksi minyak goreng disini,” kata Mensos RI, Tri Rismaharini, dalam sambutannya saat Kunjungan Kerja ke Aceh Timur dalam Rangka Penyerahan Bantuan Rumah Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) dan Kemensos di Gampong Seuneubok Simpang, Kecamatan Darul Aman, Rabu (28/2) petang.

Selain itu, Risma (sapaan Tri Rismaharini—red) juga menawarkan Ibu Rumah Tangga (IRT) untuk dilatih membuatkan kerudung atau jilbab. Dia mengaku siap mendatangkan pelatih untuk mengajari IRT di daerah pedalaman Aceh Timur itu untuk membuat kerudung, sehingga kaum ibu memiliki usaha yang dapat dijual ke pasaran.

Mensos Sasar Pedalaman Berantas Kemiskinan
Mensos RI Tri Rismaharini bersama forkopimda dan pejabat terkait lainnya meninjau rumah tahan gempa di di Desa Seuneubok Simpang Simpang, Darul Aman, Aceh Timur, Rabu (28/2). Waspada/H Muhammad Ishak

“Jika ibu-ibu siap, maka kami akan melatih ibu-ibu dan memberikan peralatan untuk membuat kerudung disini, sehingga ke depan masyarakat bisa hidup mandiri secara ekonomi,” kata Risma, sembari berharap usulan apapun dari masyarakat melalui Kepala Desa (Kades) siap ditampung Kementerian Sosial RI dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi Kemensos.

Dalam kunjungan kali ini, Mensos RI menyerahkan bantuan Rumah Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) dan Kemensos RI. Bantuan yang diberikan berupa 11 unit rumah dengan rincian delapan unit rumah tahan gempa dari DKK yang dibangun menggunakan batu bata hasil produksi penerima manfaat bantuan pemberdayaan pembuatan batu bata.

Sedangkan tiga unit rumah lainnya bersumber dari dana hibah Kementerian Sosial RI. Selain itu, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Insyaf Medan juga memberikan bantuan berupa isian rumah. Sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial saat peletakan batu pertama pembangunan rumah tahan gempa Tahun 2023, Kemensos RI juga akan memberikan bantuan pemberdayaan ekonomi untuk IRT setempat.

Mensos Sasar Pedalaman Berantas Kemiskinan

Pj Bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin M.Si, dalam sambutan memberikan apresiasi terhadap Kementerian Sosial RI, karena selama ini terus fokus menyasar kawasan-kawasan pedalaman dalam memberantas kemiskinan. “Kami berharap bantuan serupa dapat terus dilanjutkan ke desa-desa lain sesuai dengan usulan kepala desa melalui Dinas Sosial,” katanya.

Hadir antara lain Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru SIK, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf. Agus Al Fauzi SIP dan perwakilan Kejari Aceh Timur, Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Ir Elfiandi, Sp.I, Kepala Kesbangpol Aceh Timur H Iskandar, Kepala Satpol PP dan WH Aceh Timur Teuku Amran SE, M.Si dan unsur muspika serta tokoh masyarakat. (b11).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *