Aceh

Mentan Janji Pulihkan Persawahan Aceh Pascabencana

Mentan Janji Pulihkan Persawahan Aceh Pascabencana
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) menyaksikan pemupukan tanaman padi menggunakan drone pertanian di lahan sawah terdampak banjir di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15/1/2026). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, berjanji memulihkan persawahan di Provinsi Aceh yang terdampak banjir dan longsor akibat bencana hidrometeorologi. Komitmen tersebut disampaikan saat kunjungan kerja bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, di Aceh, Kamis (15/1/2026).

Kedatangan Mentan Amran dan Ketua Komisi IV DPR RI yang akrab disapa Titiek Soeharto disambut Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran beserta istri, Ny Dini Imran, di Bandar Udara Malikus Saleh, Pintu Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Penyambutan juga dihadiri Pangdam Iskandar Muda, Wakil Gubernur Aceh, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dengan pengalungan syal tamu kehormatan khas Aceh.

Kolonel Inf Ali Imran mengatakan kunjungan Mentan dan Ketua Komisi IV DPR RI mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Menurutnya, kehadiran kedua pejabat negara tersebut menjadi penyemangat bagi warga yang terdampak bencana.

“Kehadiran Ibu Titiek dan Pak Mentan membawa suasana sejuk bagi masyarakat. Sejak pagi warga sudah menanti kedatangan beliau,” ujar Ali Imran.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran dan Ketua Komisi IV DPR RI melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) rehabilitasi lahan pertanian serta meninjau langsung pemulihan tahap awal sawah terdampak banjir dan longsor di Desa Pintu Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Selain berdialog dengan para petani, rombongan juga menyaksikan penanaman padi tahap awal serta demonstrasi pemupukan tanaman padi menggunakan drone pertanian. Teknologi ini dinilai efektif untuk mencegah kerusakan tanaman, mengingat kondisi lahan yang masih berlumpur akibat sisa banjir.

Penggunaan drone memungkinkan pemupukan dilakukan tanpa petani harus turun langsung ke sawah yang berlumpur tebal, sehingga mengurangi risiko kerusakan tanaman dan mempercepat pemulihan produksi.

Pada kesempatan yang sama, Mentan Amran, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, dan rombongan melakukan dialog tatap muka dengan masyarakat dan petani setempat. Dalam dialog tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat rehabilitasi lahan pertanian serta menyalurkan bantuan benih dan pupuk bagi petani terdampak.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, luapan sungai, dan longsor sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah terdampak antara lain Aceh Tamiang, Agam, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap pemulihan sektor pertanian, khususnya persawahan di Aceh Utara, dapat berjalan cepat sehingga petani kembali berproduksi dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. (Hulwa)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE