SIGLI (Waspada.id): Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadin Pidie mencatatkan prestasi di tingkat daerah. Dalam ajang Anugerah SPPG Terbaik se-Kabupaten Pidie Tahun 2025, SPPG Kadin Pidie ditetapkan sebagai penerima penghargaan kategori Menu Terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Pidie, Al Kausar, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Suman Mart, Pidie.
Penetapan SPPG Kadin Pidie sebagai penerima penghargaan dilakukan setelah melalui proses penilaian terhadap sejumlah indikator utama, di antaranya kualitas menu, keseimbangan gizi, inovasi pengolahan makanan, serta konsistensi pelayanan kepada masyarakat.
Acara penyerahan penghargaan berlangsung secara resmi dan dihadiri unsur pemerintah daerah, mitra kerja, serta para pengelola SPPG dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie.
Kepala SPPG Kadin Pidie, Jumaika Zwana, SH, Sabtu (17/1), menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim yang selama ini menjalankan tugas pelayanan pemenuhan gizi dengan penuh tanggung jawab.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh relawan, juru masak, dan tenaga gizi yang terus menjaga kualitas menu dan pelayanan. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar ke depan,” ujar Jumaika.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai capaian simbolik semata, melainkan menjadi pengingat agar kualitas layanan tetap dijaga secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memastikan pelayanan pemenuhan gizi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, mitra SPPG Kadin Pidie, Muhammad Junaidi, menilai penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi dan kedisiplinan kerja tim di lapangan.
“Prestasi ini tidak lahir secara instan. Ada kerja keras dan komitmen relawan yang terus dijaga. Karena itu, penghargaan ini layak diberikan,” ungkapnya.
Dengan raihan kategori Menu Terbaik 2025, SPPG Kadin Pidie diharapkan dapat menjadi rujukan bagi SPPG lainnya di Kabupaten Pidie, sekaligus memperkuat peran layanan pemenuhan gizi sebagai bagian penting dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (id69)










