Meugang, Ratusan Kapal Nelayan Tidak Melaut

- Aceh
  • Bagikan
Ratusan Kapal Motor (KM) milik nelayan Aceh Timur bersandar sepanjang sungai Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur, Kamis (7/3). Waspada/H Muhammad Ishak
Ratusan Kapal Motor (KM) milik nelayan Aceh Timur bersandar sepanjang sungai Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur, Kamis (7/3). Waspada/H Muhammad Ishak

IDI (Waspada): Menyambut tradisi meugang dan bulan Ramadan 1445 Hijriyah, ratusan kapal nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur, memilih tidak melaut selama sepekan.

Momentum itu dimanfaatkan para nelayan berkumpul bersama keluarga untuk merayakan tradisi meugang dan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan 1445 hijriyah. Para kapal dari berbagai ukuran tampak bersandar di kolam dan dermaga PPN Idi.

Akibat banyaknya kapal yang masuk ke dermaga PPN Idi, maka sebagian kapal motor milik nelayan Aceh Timur juga bersandar sepanjang aliran sungai Idi Rayeuk hingga ke jembatan Kota Idi.

“Sejak dua hari yang lalu nelayan sudah mulai pulang melaut dan sepekan ke depan mereka memilih berkumpul bersama keluarga untuk menjalani ibadah puasa,” kata Wakil Panglima Laot Lhok Kuala Idi, H. Husaini, kepada Waspada, Kamis (7/3).

Mayoritas nelayan kini telah kembali ke darat, lanjutnya, namun sebagian masih di laut. “Dalam dua hari kedepan seluruh nelayan sudah kembali dan kapal akan disandarkan ke dermaga. “Kondisi ini sudah lazim di Aceh, tapi Ramadan ke 4 dan ke 5 para nelayan nantinya akan melaut kembali seperti biasa,” timpa H Husaini.

Hermansyah, Panglima Laot Lhok Kuala Idi Cut mengatakan, dampak dari nelayan tidak melaut membuat stok ikan di pasaran langka di awal ramadhan. “Biasanya, stok sejumlah jenis ikan basah akan langka, kecuali tongkol dan dencis. Bahkan pedagang ikan menjual hasil panen budidaya tambak, seperti ikan bandeng dan udang,” kata Hermansyah.

Kepala UPTD PPN Idi Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Ermansyah, dikonfirmasi terpisah membenarkan ratusan kapal nelayan telah kembali ke darat. “Harga ikan saat ini stabil. Biasanya akan terjadi peningkatan di awal Ramadan,” ujarnya, seraya berharap, masyarakat untuk menyediakan stok ikan basah di rumah selama sepekan ke depan. (b11).

  • Bagikan