NAGAN RAYA (Waspada id): Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Nagan Raya melaksanakan monitoring pelaksanaan proses belajar pada satuan pendidikan yang terdampak bencana di kabupaten Nagan Raya, Rabu (28/1)
Ketua MPD Nagan Raya Drs. H. Abdul Rani mengatakan, monitoring ini dilakukan pada satuan pendidikan yang berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur dan Tripa makmur serta kecamatan tadu raya.
Menurut pria yang sering disapa Abulet ini, monitoring yang dilakukan oleh MPD untuk melihat langsung kondisi satuan pendidikan pascabencana banjir pada November 2025 lalu.
“Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Nagan Raya tentunya harus melihat langsung proses pembelajaran pasca musibah dan tentunya hasil monitoring akan dituangkan dalam rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah” jelas Abdul Rani
Ia menambahkan di Kabupaten Nagan Raya ada 23 satuan pendidikan yang terdampak, 17 satuan pendidikan di jenjang sekolah dasar dan 6 di jenjang sekolah menengah pertama dengan jumlah murid 290.500 orang
“Data yang kita terima setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan ada 23 satuan pendidikan yang terkena dampak banjir baik langsung maupun tidak langsung” sebutnya.
Upaya pemulihan dan proses rehabilitasi serta rekontrusi tentunya tidak mudah, maka majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Nagan Raya mengajak semua pihak untuk dapat mendukung upaya pemerintah dalam melakukan percepatan pemulihan pasca bencana ini, ujar Ketua MPD Abdul Rani Cut (id83)










