Aceh

Napas Panjang Industri Pupuk: PIM Berjuang Bangkit Di Tengah Ketidakpastian Bahan Baku

Napas Panjang Industri Pupuk: PIM Berjuang Bangkit Di Tengah Ketidakpastian Bahan Baku
Pada peringatan HUT ke 44, PIM menggelar kegiatan buka puasa bersama dan menyantuni 700 anak yatim dari gampong lingkungan. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Muntaha, Komplek Perumahan PIM, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

“Meskipun perjalanan perusahaan akhir-kahir ini tidak mudah, selain terjadi gangguan operasional disebabkan banjir bandang pada akhir tahun lalu, juga disebabkan pasokan gas hingga kini belum normal. Pun demikian, kita optimis bangkit di usia 44 tahun.”

KALIMAT itu disampaikan Direktur Utama PIM, Filius Juliandi, dalam kata sambutannya pada saat membuka kegiatan Safari Ramadhan dan peringatan HUT ke-44 PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Masjid Al Muntaha, Selasa (24/2), Komplek Perumahan PIM, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Kata Filius, Pupuk Iskandar Muda tidak memiliki Superman yang bisa menyelesaikan seluruh persoalan sendirian. Pun demikian, PIM memiliki super team yang siap bersama-sama menghadapi dan menyelesaikan setiap tantangan. Hal ini diutarakan Filius di hadapan para tamu undangan dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, serta jajaran direksi dan komisaris.

Kegiatan peringatan HUT ke 44 PIM kali ini, sebut Filius, menjadi sangat istimewa karena dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama dan santunan 700 anak yatim. Pada momen ini, PIM juga melaksanakan kegiatan Koordinasi Direktur Utama Pupuk Indonesia Group.

“700 anak yatim yang kita santuni ini berasal dari gampong-gampong (desa-desa) di sekitar lingkungan perusahaan. Bantuan ini merupakan wujud komitmen sosial perusahaan yang terus kita jaga, terutama di tengah tantangan yang sedang kita hadapi,” sebut Filius di hadapan para tokoh agama, ratusan karyawan dan tamu undangan.

Peringatan HUT ke 44 PIM kali ini, sebut Filius lagi, mengusung semangat rising together, becoming stronger (bangkit bersama, menjadi lebih kuat). Sebutnya, manajemen optimistis soliditas tim dan kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci kebangkitan perusahaan menuju kinerja yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rahmad Pribadi menyampaikan apresiasi atas ketangguhan PIM dalam menghadapi berbagai ujian, termasuk bencana yang terjadi pada akhir November tahun lalu. Ia menilai, semangat kebersamaan yang ditunjukkan PIM dan seluruh entitas anak perusahaan menjadi fondasi penting untuk bangkit.

“Saya bangga melihat PIM dan seluruh anak perusahaan Pupuk Indonesia bersatu padu, bangkit kembali, dan tetap berkontribusi kepada masyarakat sekitar yang juga terdampak,” ungkapnya.

Menurut Rahmad, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum spiritual untuk memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh insan Pupuk Indonesia, khususnya keluarga besar PIM, menjadikan Ramadan sebagai ajang introspeksi dan penguatan kinerja.

“Semoga dedikasi dan kebaikan yang telah ditunjukkan menjadi modal berharga untuk menatap masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah singkat oleh Tgk. H. Abdurrahman Yusuf. Usai salat tarawih, acara dilanjutkan dengan Tabligh Akbar dan doa bersama di Staion PT PIM, yang menghadirkan Ustadz Hilman Fauzi, hingga menambah kekhidmatan peringatan HUT ke-44 PIM di bulan suci Ramadan 1447 H.

Meskipun kondisi perusahaan sedang tidak mudah, namun tetap berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi warga gampong lingkungan. Saat ini, industri pupuk sedang menarik napas panjang, dan PIM sedang berjuang bangkit di tengah ketidakpastian bahan baku, di usia 44 tahun.

Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE