Aceh

Operasional SPAM Diharapkan 24 Jam

Operasional SPAM Diharapkan 24 Jam
Water Treatment Plant (WTP), sistem untuk mengubah air baku menjadi air bersih/minum SPAM Jontor. (Waspada.id/Ist)
Kecil Besar
14px

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Setelah empat unit mesin intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam dipasang pekan lalu, diharapkan ke depan sudah bisa beroperasi dalam waktu 24 jam atau nonstop.

Namun hingga saat ini, pascamesin dipasang masih dalam tahap commissioning, yakni memastikan semua perangkat berfungsi normal, lancar dan air tersalurkan baik kepada konsumen.

“Saat ini tahap comissioning, kita mau pastikan semua sistem, komponen bekerja sesuai fungsinya dan efisien,” kata Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam, Irman Suryadi, ST, dikonfirmasi melalui pesan WA-nya, Rabu (28/1) terkait finalisasi pekerjaan SPAM Jontor.

Comissioning merupakan proses sistematis dan terdokumentasi untuk memeriksa, menguji dan memastikan semua sistem dan komponen fasilitas baru/renovasi (mekanikal, elektrikal, kontrol) beroperasi sesuai desain, spesifikasi teknis dan standar keselamatan sebelum serahterima. Tahap krusial ini untuk menjamin kehandalan operasional, mencegah kegagalan dan meningkatkan efisiensi.

Menjawab Waspada soal tindak lanjut program SPAM Jontor ke depan, disebut antara lain, penertiban semua konsumen meskipun sambil lalu tetap dilakukan pembenahan.

Selanjutnya, pengusulan terkait biaya pemeliharaan SPAM sebagai faktor pendukung penting bisa beroperasi penuh 24 jam atau nonstop sehingga pasokan air bersih kepada konsumen tidak lagi menuai persoalan.

Diketahui, rampungnya rehab SPAM Jontor, Oktober lalu dilengkapi empat unit mesin pompa diharapkan operasi SPAM berjalan lancar.

Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin sendiri telah meninjau SPAM Jontor akhir Oktober 2025 lalu, setelah pekerjaan rehabilitasi total rumah Intake SPAM dan sarana prasarana lain rampung 98%.

Dinas PUPR Subulussalam hentikan pasokan air SPAM Jontor sejak, 13 September – 10 Oktober 2025 karena rehabilitasi sarana, prasarana dan perbaikan rumah Intake SPAM, 26 Agustus – 24 Desember 2025. Soal anggaran aktivasi SPAM tersebut, senilai dua miliar rupiah lebih.

Sejumlah warga pun mengapresiasi Pemko Subulussalam yang dinilai serius mendengar dan menyahuti harapan mereka karena persoalan SPAM Jontor sejak berdiri sekira tahun 2010 lalu sarat persoalan.

“Ke depan kita harap SPAM Jontor semakin baik dalam melayani konsumen,” harap sumber.(***)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE