Aceh

Optimalkan Fungsi Waduk Pusong, PMII Lhokseumawe Dukung Jadi Pengendali Banjir dan Wisata

Optimalkan Fungsi Waduk Pusong, PMII Lhokseumawe Dukung Jadi Pengendali Banjir dan Wisata
Sekretaris PC PMII Muhammad Hasan Basri.
Kecil Besar
14px

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Lhokseumawe menyatakan dukungan penuh terhadap upaya optimalisasi fungsi Waduk Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti. Waduk ini tidak hanya difungsikan sebagai pengendali banjir, tetapi juga dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.

Sekretaris PC PMII Lhokseumawe, Muhammad Hasan Basri, menegaskan bahwa langkah penataan ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur kota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Waduk ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jantung dari sistem drainase perkotaan. Kami mendukung penuh agar fungsinya maksimal, baik untuk mitigasi bencana maupun pengembangan ekonomi,” ujar Hasan Basri, Senin (6/4).

Tiga Pilar Utama

Dukungan ini difokuskan pada tiga pilar utama. Pertama, pengendalian banjir dengan memastikan pompa air dan pintu gerbang beroperasi maksimal saat curah hujan tinggi. Kedua, revitalisasi ekosistem melalui pengerukan sedimen dan pembersihan eceng gondok secara berkala agar kapasitas tampung air tetap terjaga.

Ketiga, pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata religi, olahraga, dan kuliner yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Hasan Basri juga menilai keberhasilan program ini membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari anggaran daerah, keterlibatan TNI/Polri, hingga kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran air.

“Waduk ini aset vital kita. Dukungan kolektif sangat diperlukan agar tidak terjadi penyumbatan. Kami berkomitmen menjadikan kawasan ini wajah baru Lhokseumawe yang asri dan produktif,” tegasnya.

Rencana Pengembangan Ke Depan

Ke depan, terdapat sejumlah rencana pendukung, antara lain pemasangan sensor digital untuk memantau ketinggian air secara real-time, penataan pedagang kaki lima menjadi zona UMKM yang rapi, serta penghijauan kawasan untuk menciptakan ruang terbuka hijau.

Dengan sinergi yang kuat, waduk ini diharapkan menjadi solusi permanen masalah lingkungan sekaligus motor penggerak ekonomi baru bagi warga Kota Lhokseumawe. (id72)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE