ACEH UTARA (Waspada.id): Panel surya bertenaga 1300 watt berhasil menjadi sumber penerangan bagi warga di Desa Lubok Pusaka Dusun Bidari, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Setelah terjadi musibah banjir bandang dan tanah longsor pada penghujung November 2025 yang melanda Provinsi Aceh, sebelumnya kampung ini belum mendapatkan pasokan listrik dari pemerintah, hingga lebih 40 hari warga di sana hidup dalam gelapnya malam.

Koordinator Ayo Rescue Sumatera (ARUS) Julham Purba, Senin (12/1/2025) menyampaikan, semoga keberadaan solar panel tersebut dapat berguna dan dapat membantu untuk aktivitas masyarakat korban bencana di sana, mulai dari mengaji, ibadah salat, dan kegiatan lainnya.
Lanjutnya, saat ini tersedia 3 unit donasi dari teman-teman mereka di Medan dan akan dipasang secara bertahap hingga ke desa sebelah yang juga belum mendapatkan pasokan penerangan (listrik).
Dikatakan Julham Purba lagi, “Donasi tersebut dari rakyat untuk rakyat, donasi itu dari teman-teman di Medan yang dititipkan melalui Tim ARUS”.
Pemasangan panel surya tersebut ikut dibantu oleh masyarakat sekitar. Antusias warga begitu terlihat saat proses pengerjaan panel surya. Dalam kegiatan ini juga, Ipda Irvan sosok Polisi Peduli Aceh Utara turut ambil bagian pendistribusian donasi kepada korban bencana.

“Adapun sasaran pemasangan panel surya tersebut kita mulai daerah paling ujung dan paling berdampak. Sementara panel surya susulan lainnya akan dipasang dalam waktu dekat, Kita berharap kepada pemerintah, semoga daerah kami segera pulih pasca bencana,” pinta Julham.
Sementara itu, Kepala Dusun Bidari, Rudi Supratman mengakui, pascabanjir listrik belum menerangi wilayahnya. Mungkin masih dalam tahapan proses pengerjaan.
Rudi menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada donatur atas keberadaan panel surya di dusunnya sehingga dapat digunakan untuk banyak aktivitas masyarakat seperti, kegiatan pengajian bagi anak-anak, wirid yasin serta aktivitas lainnya.

“Bantuan yang diberikan oleh para donatur tentu sangat bermanfaat bagi kami warga di sini. Semoga para donatur mendapatkan ganjaran dan balasan yang setimpal dari Allah Swt,” imbuhnya.
Salah seorang warga setempat, Syaiful Anshori, berharap pemerintah dapat mempercepat hidupnya penerangan. “Pemerintah sudah mengadakan program 1000 genset, tapi kenyataannya di dusun kami belum sampai dan minim penerangan. Semoga pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengupayakan penyaluran genset ke tempat kami,” harap warga. (***)











