KUALASIMPANG (Waspada.id): Pasar Kualasimpang di Aceh Tamiang mulai bergeliat kembali setelah terdampak banjir, dengan pembersihan fisik telah mencapai 90 persen per 1 Januari 2026.
Pemerintah daerah menyiapkan program pemulihan ekonomi bagi UMKM terdampak, sementara menurut keterangan BNPB, Jumat (02/01/2025) proses pembersihan ditargetkan rampung pada 3 Januari 2026.

Pedagang mulai membuka lapak dan menata kembali usaha mereka di antara sisa lumpur yang masih membekas. Denyut nadi perekonomian pasar ini kembali aktif, dengan arus transaksi rupiah mulai berjalan lagi di Kabupaten Aceh Tamiang.
Pemerintah daerah melalui Program Klinik UMKM Bangkit akan memberikan pendampingan, suntikan modal, serta program penghapusan utang yang disesuaikan dengan tingkat kerugian.

Kolaborasi pemerintah dan unsur terkait disiapkan untuk memberikan dukungan penuh bagi para pelaku usaha yang terdampak sebagai upaya pemulihan.
Upaya ini melibatkan kerja sama lintas sektor, antara lain dinas daerah, TNI, BNPB, dan BPJN. Dukungan cuaca yang kondusif juga membantu percepatan proses pembersihan yang terus dikebut demi menggerakkan kembali roda kehidupan di pasar tersebut. [***]

















