Aceh

Paska Dikerjakan, Proyek Instalasi Air Bersih Di Abdya Tak Berfungsi

Paska Dikerjakan, Proyek Instalasi Air Bersih Di Abdya Tak Berfungsi
Kecil Besar
14px

BLANGPIDIE (Waspada): Pasca dikerjakan tahun 2023 lalu, proyek pemasangan pipa instalasi air bersih di Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan hingga saat ini belum bisa difungsikan.

Akibatnya, masyarakat yang menggantungkan kebutuhan air dari sarana yang dibangun dengan menguras uang Negara tersebut, terpaksa menggunakan alternatif sumber air sumur dan air sungai.

Salah satu contoh, proyek pemasangan pipa instalasi air bersih di kawasan Desa Mesjid, Kecamatan Tangan-tangan. Di lokasi ini, catatan Waspada diketahui, dari awal pengerjaannya memang sudah menuai masalah. Dimana, dalam proses penggalian, hingga pengerukan, proyek dimaksud sudah meresahkan masyarakat, akibat tumpukan galian dipinggir jalan yang mengganggu arus transportasi.

Kepala Desa Mesjid Kasman Senin (5/5) mengatakan, pemasangan pipa instalasi air bersih ke desa yang dipimpinnya itu selesai dikerjakan rekanan sejak tahun 2023 silam. Sayangnya, hingga saat ini proyek harapan masyarakat tersebut, tidak kunjung berfungsi sebagaimana mestinya. Di mana, sejak rampung, air setetespun belum pernah mengalir dan dirasakan penerima manfaat. “Padahal, untuk mengerjakan proyek pemasangan instalasi air bersih itu, banyak fasilitas umum yang harus dirusak. Akses jalan warga juga terganggu pada waktu itu,” sesalnya.

Sebagai Kades, Kasman mengaku tidak mengetahui secara pasti mengapa air belum juga mengalir ke desa yang ia pimpin sejak empat tahun yang lalu itu. Parahnya lagi katanya, sejumlah pipa sambungan rumah mulai rusak, padahal air belum pernah mengalir. “Saat ini beberapa alat sambungan rumah (SR) sudah banyak rusak juga beberapa kran air telah hilang entah kemana,” ungkapnya.

Kades Kasman berharap kepada instansi terkait, baik dari dinas maupun PDAM, dapat segera turun tangan untuk memastikan air bersih segera mengalir ke Desa Mesjid. “Sebelum pengerjaan proyek pemasangan instalasi tahun 2023 lalu, air lancar-lancar mengalir ke desa kami. Sialnya, setelah dilakukan pemasangan baru, justru sudah tidak berfungsi lagi hingga sekarang. Kami perlu kejelasan,” sesalnya.

Alqadri, warga desa setempat mengatakan, harusnya dengan dibangun baru, masyarakat dapat menikmati air bersih dengan lancar. “Sebaliknya, proyek pemasangan instalasi baru tahun 2023 lalu, terkesan mendhalimi kami, dengan tidak adanya air yang mengalir ke sambungan rumah penduduk. Salahkah jika kami mengatakan, proyek yang menguras anggaran Negara ratusan juta rupiah tersebut, bagian dari proyek merugikan negara,” sebutnya.(b21)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE