PB IMADA Dipimpin Sinergisitas 2 Kampus Besar Aceh

  • Bagikan
Tgk Tabrani ZA (Ketum Demisioner), menyerahkan Pataka IMADA kepada Tgk Mustafa Husen Woyla, untuk diserahkan kepada Ketua Umum terlantik Tgk Rozy Munawir, sekaligus penekanan mandat secara lisan untuk dikibarkan seluruh Aceh. Foto direkam Kamis malam (7/12) lalu, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh.Waspada/Ist
Tgk Tabrani ZA (Ketum Demisioner), menyerahkan Pataka IMADA kepada Tgk Mustafa Husen Woyla, untuk diserahkan kepada Ketua Umum terlantik Tgk Rozy Munawir, sekaligus penekanan mandat secara lisan untuk dikibarkan seluruh Aceh. Foto direkam Kamis malam (7/12) lalu, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh.Waspada/Ist

BLANGPIDIE (Waspada): Ketua Umum DPP ISAD Aceh, Tgk Mustafa Husen Woyla S.Pd.I, Kamis malam (7/12) lalu, melantik dan mengambil sumpah Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Dayah Aceh (PB IMADA) Periode 2023-2025. Bertempat di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh.

Pelantikan dan pengambilan sumpah PB IMADA Periode 2023-2025 tersebut, dilaksanakan dalam rangkaian kajian Aktual Tasatafi Banda Aceh, ISAD dan HIPSI.

Ketua Panitia Pelantikan, Teuku Muhammad Radja Fuady mengatakan, rangkaian acara juga diwarnai dengan kegiatan peusijuk (tepung tawar) oleh para tokoh. Diantaranya, Tgk Alizar Usman, Ketua Pembina IMADA, Tgk H Musannif Sanusi, SE SH Ketua Pemuda Islam Indonesia dan Ketua Yayasan Darul Ihsan Abu Krueng Kalee, juga Tgk Akmal Abzal, Sekretaris Dewan Pembina IMADA.

Ketua Umum PB IMADA Tgk Rozy Munawir, dalam sambutannya mengatakan, dengan dilantiknya sebagai Dewan Pengurus Harian PB IMADA, pihaknya siap gemakan dan mashurkan ke seluruh wilayah Aceh, untuk memperjuangkan nilai-nilai islam dalam kehidupan bermasyarakat.

Pihaknya menegaskan, IMADA adalah wadah perkumpulan seluruh mahasiswa alumni dayah Aceh, baik itu dari dayah modern maupun dayah salafi, yang melanjutkan pendidikan di universitas jenjang D1, D3 dan S1. “Tidak ada perbedaan dalam IMADA, antara alumni dayah moderen dan alumni dayah salafi. Karena kedua model dayah tersebut, mempunyai tujuan yang sama, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai dengan ajaran islam. Tujuan kita adalah menegakkan syariat islam di Aceh secara kaffah,” urainya.

Dilain pihak, Ketua Dewan Pembina PB IMADA Tgk Alizar Usman, S.Ag M.Hum dan juga Ketua Periode pertama tahun 2001 lalu, dalam sambutannya mengatakan, melihat semangat para mahasiswa terlantik, dirinya teringat sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia, cepat terwujud atas desakan pemuda kepada Soekarno. “Jika dilihat peran pemuda, tidak ada bangsa, negara dan lembaga/ormas, yang maju tanpa sentuhan tangan pemuda,” sebutnya.

Tgk Alizar Usman mengaku optimis, dibawah kepemimpinan Ketum terlantik Tgk Rozy Munawir dari Universitas Syiah Kuala (USK) dan Tgk Muhammad Taqwa dari UIN Ar-raniry, dua kampus jantung hati masyarakat Aceh, IMADA akan kembali berkiprah lebih dari masa-masa sebelumnya, walaupun tanpa terlibat jauh para dewan Para Dewan Pembina dan Dewan Presidium. “Meskipun demikian, koordinasi berupa dukungan dan pengawasan tetap harus ada,” katanya.

Setelah acara pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan kajian rutin Tastafi, dipandu oleh Tgk As’ady Lc MA. Dengan pemateri Tgk Akmal Abzal S.H.I, sebagai Sekretasi Dewan Pembina PB IMADA dan Dr Teuku Zulkhairi MA, dari DPP ISAD dan Mudir Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyah, Matang Kuli. Mengambil tema “Kontribusi Mahasiswa Alumni Dayah Terhadap Masa Depan Aceh yang Unggul Menuju Indonesia Emas”.

Selain jamaah kajian Aktual Tastafi, kegiatan turut dihadiri Para Dewan Presidium dan para Ketua PB IMADA Periode sebelumnya. Diantaranya, Tgk Tabrani ZA, Tgk Bustamam, Tgk Muhammad Iklil, Tgk Hasan Basri, Tgk Chairul Fahmi, Tgk Asqalani Abdul Muthalib dan Tgk Ilham.(b21)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *