LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Atas inisiasi dan upaya aktif Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, akhirnya Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima bantuan keuangan penanggulangan bencana dari berbagai pihak dengan total nilai Rp9.746.818.725, Selasa (27/1).
Anggaran tersebut diterima dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan Rekening Posko Bencana Kota Lhokseumawe dan seluruh anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak di Kota Lhokseumawe. Hal itu diungkapkan Wali Kota Lhokseumawe Sayur. A. Bakar melalui keterangan tertulisnya yang disebarkan dalam grup WhatsApp wartawan, Selasa (27/1).
Wali Kota Lhokseumawe Sayuti mengatakan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari komunikasi, koordinasi, dan kerja sama lintas daerah serta solidaritas berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat Lhokseumawe pascabencana.
“Alhamdulillah, ini adalah wujud kepedulian dan solidaritas bersama. Bantuan ini akan kita kelola secara transparan dan tepat sasaran untuk pemulihan infrastruktur serta pemulihan kondisi masyarakat,” ujar Dr Sayuti.
Adapun rincian sumber bantuan yang diterima Pemerintah Kota Lhokseumawe meliputi:
• Bantuan Presiden untuk Korban Bencana Lhokseumawe sebesar Rp4.000.000.000
• Bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp3.000.000.000
• Bantuan Pemerintah Kabupaten Lahat sebesar Rp200.000.000
• Dana Bantuan Hidrometeorologi Provinsi Aceh sebesar Rp324.086.336
• Donasi Masyarakat Kota Surabaya sebesar Rp1.500.000.000
• Donasi masyarakat Kabupaten Lahat sebesar Rp100.000.000
• Tambahan Dana Hidrometeorologi Provinsi Aceh sebesar Rp170.322.389
• BAZNAS Tangerang Selatan Rp350.000.000
• PT.EJJV Engineering Indonesia Rp100.000.000
• Dan donasi lainnya dari masyarakat Rp2.410.000
• Total keseluruhan bantuan yang diterima mencapai Rp9.746.818.725
Dana bantuan tersebut direncanakan untuk berbagai kegiatan penanggulangan dan pemulihan pascabencana, antara lain:
• Pembangunan jembatan sementara dan akses jalan darurat
• Normalisasi sungai, saluran pembuang, dan drainase di sejumlah gampong rawan banjir
• Penanganan lereng longsor dan kawasan rawan bencana
• Pemeliharaan dan rehabilitasi infrastruktur pascabencana
• Program trauma healing bagi masyarakat terdampak
• Normalisasi dan Rehab Pintu Air Waduk / Reservoir Pusong
• Pemeliharaan Saluran Skunder
• Pemberdayaan PAUD pascabencana untuk mendukung pemulihan sosial dan psikologis anak-anak
• Dan masih banyak lagi program pemulihan lainnya
Pemerintah Kota Lhokseumawe memastikan seluruh bantuan akan digunakan sesuai peruntukannya dan diawasi secara akuntabel. (id72)










