Pemuda Muhammadiyah Ajak Generasi Muda Aceh Tak Golput

- Aceh
  • Bagikan
Arif Pribadi, Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh. (Waspada/Ist)
Arif Pribadi, Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh. (Waspada/Ist)

BANDA ACEH (Waspada): Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh mengajak masyarakat, terutama generasi muda di tanah rencong tidak menjadi bagian dari golongan putih (Golput) dan harus menggunakan hak pilihnya, serta melawan segala bentuk provokasi pada Pemilu nanti.

“Kita mengajak khususnya para pemuda Aceh menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 dan jangan Golput,” kata Arif Pribadi, Sekretaris PWPM Aceh, di Banda Aceh, Rabu (7/2).

Arif menyampaikan, pelaksanaan Pemilu baik Pilpres maupun legislatif hanya tinggal menghitung hari, dan suara pemuda akan menentukan arah bangsa ini kedepan, maka gunakanlah hak pilih masing-masing.

Ia menuturkan, semua kandidat legislatif di semua tingkatan merupakan putra-putri terbaik Aceh, sudah seharusnya mereka diberikan kesempatan mengabdi untuk negeri melalui tangan pemuda pada hari pencoblosan nanti.

Pada dasarnya memang tidak ada manusia sempurna, tetapi diantara yang baik itu pasti ada yang terbaik menurut pemikiran masing-masing. Artinya, pilih siapa saja yang diinginkan, dan jangan sampai golput.

“Semua itu adalah putra-putri terbaik Aceh, tentunya kita semua sudah memiliki pilihan masing-masing sesuai dengan rekam jejak calon legislatif,” ujarnya.

Selain legislatif, lanjut Arif, dirinya juga berharap kepada pemuda Aceh juga menggunakan hak suara untuk memilih calon Presiden dan Wakil Presiden RI. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan masing-masing, tetapi mereka lah yang putra terbaik bangsa hari ini.

“Pemilihan calon pemimpin dalam waktu dekat ini sangat menentukan arah untuk bangsa dan negeri kita yang tercinta, dan itu ada di tangan masyarakat terutama pemuda,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Arif juga meminta pemuda untuk memilih calon pemimpin yang betul-betul mau memperjuangkan nasib dan hak-hak rakyat.

Kemudian, jangan memilih karena adanya intimidasi atau provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Gunakan hak pilih sesuai hati nurani masing-masing.

“Mari kita gunakan hak pilih secara jurdil, dan jangan mau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam pesta demokrasi lima tahunan ini pemuda Aceh juga harus memberikan dukungan penuh kepada penyelenggara, serta mengawal proses ini berjalan sesuai harapan.

“Terakhir, mari kita dukung dan kawal kerja-kerja pelaksana Pemilu. Kita percaya mereka bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Arif Pribadi. (b05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *