REDELONG (Waspada.id): Jembatan Bailey Wih Kanis di Kampung Mangku, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, kini sudah kembali dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jembatan yang merupakan akses vital menuju Kecamatan Syiah Utama dan Mesidah ini sebelumnya hanyut sejauh 100 meter akibat banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
Proses perbaikan memakan waktu sekitar 21 hari, di mana pemerintah daerah mengerahkan alat berat untuk menarik kembali struktur jembatan ke posisi semula.
Status Aksesibilitas Terkini
Meskipun jembatan utama telah berfungsi, mobilitas ke beberapa titik masih memiliki kendala:
- Ke arah Mesidah: Sudah bisa diakses kendaraan roda dua dan empat.
- Ke arah Samar Kilang: Kendaraan roda empat hanya bisa sampai ke Kampung Rusip.
- Kendala Utama: Akses menuju pusat Samar Kilang masih terhambat bagi kendaraan roda empat karena adanya jembatan lain di Rusip yang masih terputus.
Krisis Listrik yang Belum Usai
Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP., M.AP., saat diwawancarai melalui telepon mengungkapkan hingga Selasa (13/1), pemulihan jaringan listrik masih menjadi tantangan besar terutama beberapa wilayah berikut:
- Kecamatan Syiah Utama: Masih padam total di 14 kampung akibat banyaknya tiang listrik yang tumbang.
- Kecamatan Mesidah: Pemulihan sudah mencapai 80%, namun tiga kampung (Perumpaken Benjadi, Hakim Peteri Pintu, dan Simpur) masih gelap gulita.
Penyaluran Logistik
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat di wilayah terisolasi, khususnya Samar Kilang, tetap aman. “Karena jalur darat yang masih terbatas, helikopter digunakan untuk menyuplai logistik melalui jalur udara” tutup Ilham. (id65)










