AcehEkonomi

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Tunas Harapan Tabur 6000 Ekor Bibit Gurami

Tanam 4000 Batang Cabai Merah

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Tunas Harapan Tabur 6000 Ekor Bibit Gurami
Kepala Desa bersama Direktur Bumdes dan Ketua BPG serta Pengurus Bumdes lainnya, saat menabur bibit ikan gurami di kolam BUMDes Desa Tunas Harapan, Minggu (11/1). Waspada.id/Aris
Kecil Besar
14px

SINGKIL (Waspada.id): Desa Tunas Harapan Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil terus menunjukkan langkah konkret dalam mendukung program nasional pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Melalui program yang dijalankan BUMDes Maju Sejahtera, kini Desa Tunas Harapan tengah mengembangkan bidang sektor perikanan, serta menggalakkan bidang pertanian hortikultura dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Untuk mewujudkan program nasional tersebut, saat ini BUMDes Maju Sejahtera sedang fokus mengembangkan sektor perikanan air tawar.

Kepala Desa Yendi Djhauri, bersama Ketua BPG Satu Nusa dan Direktur BUMDes Dyrun Bako serta disaksikan perangkat desa dan pengurus Bumdes secara resmi menabur sebanyak 6000 ekor bibit gurami di kolam yang dikelola BUMDes Maju Sejahtera, Minggu 11 Januari 2026.

Serangkaian penaburan benih itu, Kepala Desa berserta BPG turut menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa hand traktor, mesin air, penyemprot, mulsa serta lengkap dengan obat-obatan dan pupuk yang merupakan pengadaan program BUMDes Maju Sejahtera tahun 2025.

Disamping bidang perikanan, BUMDes Maju Sejahtera juga sudah memiliki tanaman hortikultura cabai merah sekitar 4000 batang, yang sudah dirawat dan sudah memasuki masa pembungaan.

Kepala Desa Tunas Harapan Kecamatan Gunung Meriah Yendi Djhauri, turut menyampaikan apresiasi atas ide dan gagasan BUMDes Maju Sejahtera dalam mewujudkan ketahanan pangan desa.

Disebutkannya, program ini merupakan bentuk nyata dalam pemanfaatan anggaran dana desa (DD) tahun 2025. Yang peruntukkannya diarahkan pada sektor produktif menunjang ketahanan pangan.

Sehingga penyertaan modal melalui BUMDes ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan asli desa (PADes).

“Kita berharap agar budidaya ikan yang dikelola Bumdes dan budidaya cabai merah ini, ke depannya dapat memberikan manfaat nyata dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat dan bisa dipasarkan secara luas untuk menggerakkan roda ekonomi desa,” harap Yendi.

Kepala Desa Yendi Djauhari menyerahkan alat mesin pertanian kepada Direktur dan Pengurus BUMDes Maju Sejatera. Waspada.id/Aris

Sementara itu Direktur Bumdes Maju Sejahtera Desa Tunas Harapan Dyrun Bako yang dikonfirmasi Waspada.id Minggu (25/1/2026) menyampaikan terima kasih kepada Kades Tunas Harapan serta Ketua BPG dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program BUMDes untuk mewujudkan ketahanan pangan desa tersebut.

Bako berharap dengan dibudidayakannya ikan air tawar tersebut ke depan masyarakat lebih mudah dalam pemenuhan kebutuhan protein dan harga yang bisa lebih ekonomis untuk masyarakat lokal.

“Termasuk budidaya cabai merah yang di kelola BUMDes ini, tujuannya ke depan agar kebutuhan cabai merah kita tidak harus bergantung lagi dengan pasokan dari luar daerah,” ujarnya.

Yang harganya, kata dia, selalu mencekik leher di saat hari besar nasional maupun di penghujung tahun. “Semoga ke depan kita tidak lagi harus bergantung pasokan cabai merah dari luar daerah, yang harganya pernah sampai Rp200 ribu per kilogramnya,” ucap Bako.

Dengan Alsintan lengkap yang saat ini dimiliki, BUMDes Bako mengaku optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan desa berkelanjutan. “Dan akan mencoba mengembangkan tanaman hortikultura lainnya,” pungas Bako. (id.81)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE