Perlunya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

- Aceh
  • Bagikan
Perlunya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, foto bersama panitia dan peserta Sosialisasi dan Simulasi Relawan Kebencanaan usai penutupan. (Waspada/Zafrullah)

BANDA ACEH (Waspada): Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, menutup secara resmi Sosialisasi dan Simulasi Relawan Kebencanaan yang digelar BPBD Banda Aceh di Pantai Penyu, Aceh Besar, Minggu (3/12).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 55 pemuda se-Kecamatan Kuta Alam plus 15 pegawai BPBD. Adapun materi yang diberikan meliputi ketertiban masyarakat, tali-temali, P3K, tanggap darurat kebakaran, hingga materi komunikasi radio

Turut hadir pada acara penutupan Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, Kepala BPBD, Rizal Abdillah, Kadinsos, Arie Maula Kafka, Kadisdik, Sulaiman Bakri, dan Ketua Asosiasi Keuchik Kecamatan Kuta Alam (Asokulam), Alta Zaini.

Dalam sambutannya, pj wali kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Ketua DPRK yang telah mendukung penuh acara tersebut. “Sejatinya kesiapsiagaan bencana ini tugas kita bersama dan membutuhkan sinergisitas stakeholder terkait,” katanya.

Apa lagi Banda Aceh secara geografis terletak di kawasan rawan bencana, baik gempa bumi dan tsunami, banjir, maupun kebakaran. “Meski bencana tidak pernah bisa diduga kapan akan terjadi, tapi kita sudah harus siap dalam menghadapi dan menanggulanginya.” sebut Amiruddin.

Salah satu upayanya yakni dengan menggelar pembekalan kepada relawan seperti kali ini. “Mudah- mudahan, kita berdoa kota kita dijauhkan dari bencana. Tapi kalau terjadi kita sudah siap siaga dengan segala tindakan yang mesti dilakukan,” ujarnya.

“Upaya yang utama adalah bagaimana menyelamatkan masyarakat, baru kemudian aset, sehingga kita bisa meminimalkan dampak bencana dan memperkecil potensi kerugian materil dan non materil yang bisa terjadi,” ujarnya lagi.

Ia pun berharap kegiatan ini bisa menjadi momen penting dalam upaya penanggulangan kebencanaan. “Dengan leading sector BPBD, Dinas Damkar dan Penyelamatan, serta Dinsos sebagai tiga serangkai upaya penanggulangan bencana, mari semua pihak terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi demi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *