Pesantren Baitul Arqam Gelar Workshop Pembuatan Perangkat Pembelajaran

- Aceh
  • Bagikan
Pesantren Baitul Arqam Gelar Workshop Pembuatan Perangkat Pembelajaran
Pesantren Baitul Arqam gelar lokakarya cara menyusun perangkat pembelajaran bagi guru madrasah aliyah dan madrasah tsanawiyah di komplek Baitul Arqam, Sibreh, Aceh Besar, Sabtu (02/12/23). (Waspada/T.Mansursyah)

ACEH BESAR (Waspada): Pesantren Baitul Arqam mengadakan lokakarya cara menyusun perangkat pembelajaran bagi guru Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah di Komplek Baitul Arqam, Sibreh, Aceh Besar, Sabtu (2/12/2023).

Workshop ini diadakan sejak pukul 10.00 WIB dengan mendatangkan narasumber dari Pengawas Madrasah Kemenag Aceh Besar, Drs. Najamuddin.

Wakil Direktur Baitul Arqam, Ustaz Naufal Hidayat, Lc, M.E., mengatakan, workshop ini diadakan bagi beberapa guru yang masih memiliki kendala dalam menyusun perangkat pembelajaran dan dilakukan secara rutin dan intens.

“Jika ada kendala, guru-guru biasanya bisa langsung berdiskusi lebih lanjut dengan Pak Najamudin yang memang rutin mengadakan kunjungan ke pesantren setiap seminggu sekali,” kata Naufal.

Penyusunan perangkat pembelajaran ini sesuai dengan Juknis Penyusunan Perangkat Pembelajaran yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI. Najamudin menyampaikan prinsip-prinsip penyusunan dan komponen RPP, penjabaran unsur literasi dalam juknis, hingga penerapan kurikulum merdeka.

Sementara Waka Kurikulum Madrasah Tsanawiyah, Radiana, S.Ag, mengatakan, pelatihan seperti ini cukup membantu para guru untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan juknis dan memudahkan guru dalam proses mengajar. ”Kegiatan ini sekaligus meningkatkan keterampilan dan mutu tenaga pengajar di Baitul Arqam,” katanya.

Ia mengatakan, selain penguatan kurikulum pesantren seperti Bahasa Arab (insya’ imla) dan Bahasa Inggris (grammar dan conversation/english club), Pesantren Baitul Arqam akan meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah.

Sementara ekstrakurikuler tahun ajaran ini tetap diadakan seperti sebelumnya, yaitu jurnalistik, beladiri Tapak Suci, pembinaan kepemimpinan (leadership training), Pramuka, dan pelatihan imam dan dai. (b02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *