Pimpinan Pesantren Sabilul Ulum Santuni Anak Yatim Se-Manyak Payed

- Aceh
  • Bagikan
Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Aceh Tamiang Tgk.H.M.Yahya Husin,S.Sos.I yang juga Pimpinan Pesantren Sabilul Ulum Diniyah Islamiyah Kampung Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed saat menyalurkan bantuan santunan untuk anak yatim se Kecamatan Manyak Payed, Rabu (3/4/2024).(Waspada/Yusri).
Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Aceh Tamiang Tgk.H.M.Yahya Husin,S.Sos.I yang juga Pimpinan Pesantren Sabilul Ulum Diniyah Islamiyah Kampung Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed saat menyalurkan bantuan santunan untuk anak yatim se Kecamatan Manyak Payed, Rabu (3/4/2024).(Waspada/Yusri).

ACEH TAMIANG (Waspada): Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Aceh Tamiang Tgk. HM. Yahya Husin, S.Sos.I yang juga Pimpinan Pesantren Sabilul Ulum Diniyah Islamiyah yang berada di Kampung Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed menyalurkan santunan untuk anak yatim se kecamatan tersebut.

“Kegiatan santunan anak yatim ini sudah berlangsung selama sepuluh tahun dan dilaksanakan setiap bulan ramadan,”kata Tgk H.M.Yahya Husin kepada Waspada pada Rabu (3/4) disela-sela kegiatan penyaluran bantuan santunan bagi anak yatim yang berlangsung dihalaman pesantren Sabilul Ulum.

Tgk Yahya Husin menyampaikan,adapun jumlah anak yatim yang mendapat santunan dari 35 kampung dalam wilayah Kecamatan Manyak Payed lebih kurang mencapai 400-san orang.“ Santunan yang disalurkan dalam bentuk sembako dan uang, mungkin nilainya tidak seberapa,hal paling penting adalah bagaimana kita memberikan perhatian bagi anak-anak yatim,terlebih di bulan ramadan,”ucapnya.

Ditegaskannya,bantuan santunan yang disalurkan tersebut merupakan hasil dari panen padi sawah milik pribadi Tgk Yahya Husin, dan tidak ada dari para donatur. “ Bantuan ini murni hasil pengelolaan lahan sawah lebih kurang seluas 7 hektar milik pimpinan Pesantren Sabilul Ulum,”tegasnya.

Pimpinan Pesantren Sabilul Ulum yang akrab disapa Abu Yahya tersebut mengutarakan, penyaluran bantuan santunan tahun ini langsung diberikan bagi para penerima bantuan yang sudah terdata dengan datang ke pesantren, “ sebelumnya bantuan santunan ini kita antar langsung kerumah masing-masing penerimanya,”sebutnya.

Selain itu,kehadiran para anak yatim di lokasi pesantren juga menjadi salah satu bagian untuk mempererat silaturahmi, karena dapat bertemu langsung.“Terlebih sebelum pembagian santunan kegiatan dibarengi dengan tausiah dalam memotivasi para ibu-ibu yang mendidik anak yatim menjadi generasi yang berguna bagi agama dan bangsa,”sebut Abu Yahya.

Menurutnya,penyaluran santunan ini diberikan secara bertahap yang dimulai pada 18 Maret 2024, sedangkan kegiatan yang berlangsung pada tanggal 3 April 2024 ini adalah tahap ketiga dan diperkirakan satu tahap lagi sudah tuntas penyalurannya. “Untuk penyampaian arahan motivasi sebelumnya juga disampaikan oleh Ketua MPU Aceh Tamiang,mantan Ketua Baitul Mal Aceh Tamiang dan pimpinan Dayah ,”terang Abu Yahya.

Abu Yahya mengemukakan,santunan diberikan pihaknya tersebut bukan adanya kepentingan, tetapi murni disalurkan agar mendapat keberkahan dari Allah SWT serta bisa membantu anak-anak yatim yang menjadi perhatian bagi setiap muslim, “ baik itu dalam kebutuhan hidup sehari-hari maupun pendidikan mereka,para anak yatim ini adalah generasi penerus agama dan bangsa,”kata Abu Yahya.

Dalam kesempatan itu, Abu Yahya juga berpesan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan ekonomi agar dapat membantu anak – anak yatim di kampungnya masing-masing, “jangan sampai mereka terjerumus dengan hal-hal tidak baik,terlebih sekarang ini pengaruh narkoba yang merusak jiwa generasi muda,”tegasnya seraya mengapresiasi para ibu-ibu dari anak yatim ini sangat luar biasa karena bisa mendidik anak-anak yatim kedepannya menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat.(b15).

  • Bagikan