Pj Bupati Abdya H Darmansah: Pertama Mengenal Dunia Media Adalah Harian Waspada

- Aceh
  • Bagikan
Pj Bupati Abdya H Darmansah: Pertama Mengenal Dunia Media Adalah Harian Waspada
Pj Bupati Abdya H Darmansah S.Pd MM, Rabu (10/1).Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah S.Pd MM, Rabu (10/1) mengaku, pertama sekali dirinya mengenal media surat kabar adalah Harian Waspada, sekalian mewarisi bacaan dan kekaguman orang tuanya dengan media besar itu.

Pj Darmansah mengaku, sudah membaca Harian Waspada kurang lebih 45 tahun. Di mana, saat masih usia sekolah kisaran tahun 80-an, orang tuanya yang bernama H Jamaluddin, yang merupakan salah seorang pegawai kecamatan, dalam lingkungan Pemkab Aceh Selatan, merupakan langganan tetap surat kabar Harian Waspada. “Makanya, surat kabar Harian Waspada itu, tidak asing lagi bagi saya,” ungkapnya.

Bahkan, orang tuanya H Jamaluddin, sering mengirimkan tulisan ke media Harian Waspada dan selalu dimuat di media yang lahir paska kemerdekaan RI tersebut. “Jadi, saya sudah sangat akrab dengan gaya Harian Waspada karena dari kecil hingga saat ini, saya selalu dan terus membaca Harian Waspada. Bahkan, bisa dikatakan saya pewaris pembaca Harian Waspada dari orang tua saya,” katanya.

Memasuki usia 77 tahun, Pj Darmansah berharap, Harian Waspada yang juga turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini, terus eksis memperjuangkan kebenaran dan keadilan rakyat, sesuai moto yang ditegakkan ‘Demi Kebenaran dan Keadilan’. “Di tengah krisis kepercayaan masyarakat terhadap media sosial, yang menyajikan informasi samar-samar, kami menilai hadir dan tetap bertahannya media cetak Harian Waspada, adalah penyeimbang yang nyata,” tegasnya.

Menurut Pj Bupati Abdya Darmansah, bertahannya media cetak Harian Waspada di tengah kian berkembangnya dunia teknologi, dikarenakan adanya kepercayaan masyarakat dan pembaca atas informasi berita yang disuguhkan. Di mana katanya, sajian berita dan informasi yang disuguhkan Harian Waspada sepanjang yang diketahui dan dibacanya, sangat lugas, jelas, berimbang, tidak bertele-tele, jauh dari fitnah, bahkan dapat meredam gejolak sosial, baik itu keamanan, ketertiban dan lainnya ditengah masyarakat, yang beragam suku, etnis dan agama, di Indonesia khususnya.(b21)

  • Bagikan