Pj Bupati Abdya: Tetap Berprasangka Baik Pada Siapapun

- Aceh
  • Bagikan
Pj Bupati Abdya Darmansah, saat memberikan sambutan dalam acara kanduri peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW, serta penguhan pengurus DPD Apkasindo Kabupaten Abdya Periode 2023-2028. Bertempat di Mushalla Simpang T, Dusun Kuala Surien, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee. Foto direkam Minggu (24/12) lalu.Waspada/Syafrizal
Pj Bupati Abdya Darmansah, saat memberikan sambutan dalam acara kanduri peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW, serta penguhan pengurus DPD Apkasindo Kabupaten Abdya Periode 2023-2028. Bertempat di Mushalla Simpang T, Dusun Kuala Surien, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee. Foto direkam Minggu (24/12) lalu.Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Darmansah menegaskan, pihaknya selalu mengedepankan dan tetap berprasangka baik pada siapapun, baik dari kalangan masyarakat setempat dibawah pimpinannya, maupun kepada para pendatang yang berkunjung ke ‘Nanggroe Breuh Sigupai’.

Hal itu ditegaskan Pj Darmansah, saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang digelar para petani kelapa sawit, di Mushalla Simpang T, Dusun Kuala Surien, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, kawasan Jalan 30 (Ring Road) Abdya, atau di tengah areal perkebunan kelapa sawit rakyat. Minggu (24/12) lalu. “Selaku pimpinan daerah, kami siap dan tetap membentang karpet merah, kepada siapapun yang berkunjung ke Abdya. Mari kita dukung bersama dan jangan terlalu cepat curiga,” tegasnya.

Untuk itu, selaku pimpinan daerah, pihaknya juga meminta sekaligus menghimbau kepada warga Abdya khususnya, agar jangan terlalu cepat curiga berlebihan, terhadap siapa saja yang datang atau berkunjung ke daerah yang sangat dicintai ini, apalagi sampai mempolitisir. Sehingga berdampak pada kegaduhan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Jangan biasakan berprasangka buruk. Berprasangka buruk itu akan bermuara pada hal yang tidak baik juga. Jika kita berprasangka baik, muaranya juga akan baik nantinya,” sebutnya.

Demikian juga sikap kita terhadap sang Pencipta lanjutnya, ketika kita meyakini bahwa setelah kesengsaraan adalah sebuah kebahagiaan, setelah air mata yang mengalir adalah senyuman, maka sesungguhnya kita telah melaksanakan ibadah yang sangat agung, yakni berprasangka baik kepada Allah SWT. “Kita tidak pernah tahu, setelah Allah merahmati kita, apalagi yang dapat membawa kita masuk syurga, apakah itu rukuk atau sedekah, atau air yang kita berikan, atau keperluan orang beriman yang kita tunaikan, atau doa, ataukah dzikir kita, maka beramallah dan jangan mempertikaikan,” urai Pj Darmansah.

Diulangi Pj Bupati Darmansah, pihaknya tetap berpikir positif kepada siapapun yang datang ke Abdya. Karena pihaknya yakin, para pendatang tersebut punya niat baik terhadap daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan pada 2002 silam itu. Sehingga, pihaknya tetap memperlakukan para pendatang itu dengan sangat baik. “Andaipun nantinya yang bersangkutan tidak dapat memberikan sesuatu yang positif untuk daerah ini, bisa saja yang bersangkutan mengupayakan dengan minta bantu melalui orang lain,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Darmansah mendapat kepercayaan Pusat sebagai Pj Bupati Abdya sejak 15 Agustus 2022 lalu. Infrastruktur pertama yang ditinjau oleh Darmansah saat itu adalah akses jalan ruas 30 (lebar ruas jalan 30 meter) atau ring road Abdya, yang membentang di kawasan pesisir Samudera Hindia, dari jembatan rangka baja Dusun Lama Muda, Desa Lama Tuha, daerah pedalaman Kecamatan Kuala Batee, tembus ke Jalan Nasional (Jalan Negara) lokasi Simpang Terangun, Desa Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot.

Jalan tersebut dibuka sejak tahun 2009 lalu, Periode pertama Bupati Akmal Ibrahim SH memimpin Abdya, dengan menerobos medan yang sangat sulit. Kemudian dilanjutkan peningkatannya, saat Ir Jufri Hasanuddin memimpin Abdya dan Akmal Ibrahim kembali memimpin periode kedua.

Bukan sekedar pengerasan badan jalan, peningkatan jalan juga meliputi pembangunan tiga unit jembatan rangka baja di lintasan tersebut. Masing-masing jembatan rangka baja di atas Krueng Kuala Batu di Dusun Lama Muda, jembatan rangka baja Suak Sane di Dusun Kuala Surien, serta jembatan rangka baja sepanjang 60 meter yang membentang di atas Krueng Teukueh, Dusun Kuala Surien, Kecamatan Kuala Batee, juga jembatan di lokasi Krueng Itam, Kecamatan Babah Rot.

Masih dalam kegiatan peringatan Maulid hari itu, dihadapan para petani sawit Pj Darmansah mengaku, setelah memantau jalan ruas 30, pihaknya sangat kagum hasil kerja nyata pemipmpin terdahulu itu. Karena katanya, jalan ruas 30 tersebut manfaatnya sangat luar biasa. Tidak ada jalan di daerah lain dengan lebar jalan mencapai 30 meter. “Saya sangat salut kepada Pak Akmal (Bupati sebelumnya) yang sudah meletakkan pondasi awal sangat kuat. Makanya, saya bertekad melanjutkan peningkatan jalan ini,” janjinya.

Menurut Pj Darmansah, alasan untuk melanjutkan peningkatan akses jalan lingkar (ring road) tersebut, karena sangat strategis untuk peningkatan perekonomian masyarakat, termasuk peningkatan pendapatan daerah. Dimana, dikawasan itu terdapat puluhan ribu hectare lahan terlantar sejak puluhan tahun, karena tidak tersedia akses jalan. Namun, sejak adanya aksn jalan ruas 30 ini, areal perkebunan sawit di kawasan itu meningkat dan berkembang pesat, hingga mencapai 20.620 hektere.

Sebagian besar areal kebun kelapa sawit rakyat tersebut sudah berproduksi, dan menjadi sektor andalan pendapatan masyarakat petani pekebun sawit setempat.

Demikian juga, di lintasan ruas jalan 30 tersebut, saat ini sudah beroperasi dua unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik swasta, yaitu PKS milik PT Moen Jambe, di lokasi DusunTuwi/Lubok Paku, Desa Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot. PKS milik PT Samira Makmur Sejahtera (SMS), di Kuala Surien, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee.

Dua unit PKS milik swasta lainnya segera hadir, satu unit pembangunannya sudah dimulai, yaitu PKS milik PT Dua Perkasa Lestari (DPL), yang memiliki sertifikat lahan HGU kelapa sawit ribuan ha, di kawasan Kecamatan Babah Rot. Sedangan satu unit PKS lainnya milik PT Ensem Abadi, juga segera dimulai pembangunannya, di kawasan Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Betee.

Peringatan maulid ditengah areal perkebunan sawit hari itu, juga dirangkai dengan acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Abdya Periode 2023-2028.

Dihadiri Ketua Umum DPW Apkasindo Aceh, Ir Sofyan Abdullah bersama Sekretaris, Fadhli Ali SE MSI, unsur Forkopimkab, Kadistanpan Abdya drh Nasruddin, Direktut PT Dua Perkasa Lestari H Said Syamsul Bahri, Koordinator Wilayah Barat Selatan KADIN Aceh H Syamsidik Ibrahim, para pengusaha kebun sawit, mewakili PKS PT Moen Jambee, mewakili PKS PT Samira Makmur Sejahtera, Muspika Kuala Batee dan Babah Rot, para Kades dan undangan lainnya.(b21)

  • Bagikan