Pj Bupati Simeulue Turun Tangan Salurkan Santunan Di Simteng

- Aceh
  • Bagikan
Paling kanan, Pj Bupati Simeulue, Ahmadliyah dan paling Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi foto bersama saat menyerahkan santunan secara simbolis di Simteng tadi malam. Waspada/Ist
Paling kanan, Pj Bupati Simeulue, Ahmadliyah dan paling Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Supriadi foto bersama saat menyerahkan santunan secara simbolis di Simteng tadi malam. Waspada/Ist

SIMEULUE (Waspada): Dalam rangka menggembirakan hati kaum yatim duafah dan para fakir miskin dalam rangka menghadapi Hari Raya Idulfitri, Penjabat Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH turun tangan langsung menyalurkan bantuan zakat untuk di Kecamatan Simeulue Tengah (red-Simteng) pada Selasa (2/4) bakda tarawih di Masjid Besar Babussalam, di Ibu Kota Kecamatan setempat.

Santunan tersebut menurut Ketua Baitul Mal Simeulue, Supriadi kepada Waspada via WhatsApp sebesar Rp281 juta bersumber dari zakat yang dititip ke Baitul Mal kemudian diperuntukan kepada sebanyak 318 penerima plus 6 paket bantuan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Simeulue khusus kepada yatim dan Yatim Piatu Duaffah .

Kabag Prokopim Simeulue, Romaidon Darma yang dihubungi Waspada secara terpisah menuturkan santunan itu merupakan program yang diberi istilah “Kado Spesial Ramadan” dan launchingnya diserahkan langsung PJ. Ahmadlyah secara simbolis kepada penerima, didampingi Ketua Baitul Mal Simeulue, Supriadi.

“Ini penerimanya ada sebanyak 318 orang yakni Fakir, Uzur dan Miskin. Malam ini kita serahkan secara simbolis,”kata Ahmadlyah, saat menyerahkan bantuan zakat tadi malam ditirukan Romaidon.

Adapun penyerahan kado sepesial itu kata Romaidon lagi disalurkan Pj Ahmadliyah bertepatan pada kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Simeulue Tahun 1445 Hijriah/ 2024 Masehi.

Setelah penyerahan zakat tadi malam diisi dengan tausiah yang disampaikan ustadz Bahlian, S.Pd.i.

Katanya dalam tausiyahnya Ustadz menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan pengampunan dosa bagi muslim.

Sangat merugi kata dia seorang muslim tidak menyambut ramdhan dengan gembira dan tidak memanfaatkan bulan tersebut dengan baik. Dia mengibaratkan bulan puasa adalah ‘mesin cuci’ umat Islam untuk membersihkan diri dari segala ‘noda’.

Ustadz Bahlian juga menyampaikan pentingnya menunaikan atau membayar zakat. Bagi seorang muslim dikatakannya, membayar zakat merupakan kewajiban.

Turut hadir dalam tim safari ramadhan ini Kapolres Simeulue, AKBP Sujoko, SIK. MH, Kepala DPMTSP, Samsudin, SH, Sekretaris Disperindag, Aidil, SE, mewakili Kasatpol PP, Roli. (b26)

  • Bagikan