Pj Wali Kota Langsa Resmikan PAUD Tabina Dan Lauching Rumah Gizi Gampong

  • Bagikan
Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid didampingi Geuchik Matang Seulimeng, Jufriadi saat memotong pita peresmian PAUD dan RGG, di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kamis (13/7). Waspada/Rapian
Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid didampingi Geuchik Matang Seulimeng, Jufriadi saat memotong pita peresmian PAUD dan RGG, di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kamis (13/7). Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid, melauching Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tabina dan Rumah Gizi Gampong (RGG), Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat di Jalan Sudirman Ujung, Kamis (13/7).

Menurut Said, Pemerintah Kota Langsa dan seluruh masyarakat Kota Langsa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada geuchik beserta seluruh perangkat desa yang telah menyelenggarakan acara ini.

“Apa yang dilaksanakan di Gampong Matang Seulimeng ini merupakan terobosan yang sangat baik, terutama kehadiran RRG dan gedung bagi penyelenggaraan PAUD serta yang lebih penting tentunya kehadiran kantor bagi Tuha Peut Gampong,” ujar Said.

Lanjutnya, beberapa waktu yang lalu salah satu pesan yang disampaikan oleh gubernur kepada saya adalah harus bisa menurunkan tingkat prevalensi stunting di daerah ini.

Pj Wali Kota Langsa Resmikan PAUD Tabina Dan Lauching Rumah Gizi Gampong
Tampak Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid didampingi Geuchik Matang Seulimeng, Jufriadi saat memberikan bingkisan kepada anak stunting pada peresmian PAUD dan RGG, di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kamis (13/7). Waspada/Rapian

“Alhamdulillah pesan dilaksanakan dengan baik, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bantuan dan partisipasi semua elemen masyarakat Kota Langsa. kehadiran Rumoh Gizi Gampong ini merupakan sebuah bukti nyata dukungan tersebut,” katanya.

Dipahami bersama keberadaan Rumoh Gizi Gampong merupakan tempat layanan penyediaan makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil, dengan upaya pemberian asupan makanan bergizi pada ibu hamil dan anak balita, nantinya diharapkan jumlah anak yang mengalami stunting dapat ditekan.

Rumoh Gizi Gampong nantinya diharapkan menjadi pusat edukasi atau pendidikan dan informasi kepada warga tentang gizi, turut serta memonitoring pertumbuhan dan konsumsi secara terstruktur pada kelompok risiko (ibu hamil, ibu balita, remaja putri).

“Rumoh Gizi Gampong juga nantinya dapat memberikan pelayanan gizi dan memastikan kelompok risiko mendapatkan layanan kesehatan dan gizi (PMT, Suplementasi gizi), meningkatkan ketahanan dan keamanan pangan keluarga melalui pengembangan rumah pangan lestari berbasis stunting (RPL-Stunting), serta pemberdayaan ekonomi keluarga,” paparnya.

Hal lain kata Said, mengingat besarnya manfaat RGG mengajak kepada seluruh masyarakat Matang Seulimeng ini untuk mendukung program RGG ini, banyak cara dukungan yang dapat kita berikan, salah satunya dengan memantau atau melaporkan bila disekitar kita ada anak-anak yang kurang gizi atau membutuhkan perhatian khusus kita, terkait dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

“Upaya dan dorongan tersebut sangat penting karena semangat kehadiran RGG adalah guna memantik seluruh elemen masyarakat di tingkat gampong untuk secara mandiri melakukan upaya-upaya yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan stunting secara mandiri,” pinta Said.

Selanjutnya, kolaborasi semua pihak di gampong ini akan berimbas positif bagi seluruh program yang sedang berjalan oleh geuchik dan pemerintah saat ini, baik yang berkaitan dengan pencegahan stunting maupun program pembangunan lainnya.

“Mari bersama bersinergi mendukung program pemerintah, berbuat sesuai tugas dan fungsi
masing-masing. Kita dukung program pemerintah saat ini terutama bagi Tuha Peut, mari terus kawal pembangunan di daerah ini, agar pembangunan di Matang Seulimeng dapat berjalan efektif dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, dengan kehadiran kantor baru ini saya harapkan akan menghadirkan gairah baru dalam bekerja,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Langsa Barat, Hady Wijaya SSTP, menyatakan untuk Kecamatan Langsa Barat angka stunting menurun.

“Khusus Gampong Matang Seulimeng hingga tahun 2022 ada terjadi penurunan dan harus diketahui stunting bukan saja kekerdilan saja, namun banyak hal lainnya, kami yakin dibawah kepemimpinan geuchik saat ini dapat mengatasi angka stunting,” ungkapnya.

Sedangkan Geuchik Gampong Matang Seulimeng, Jufriadi R, SE, MSi menyatakan, bahwa situasi awal gedung ini adalah kantor geuchik, lalu menjadi rumah isolasi mandiri, namun setelah dilantik menjadi geuchik difungsikan sebagai PAUD, RGG dan dapur gizi bagi gampong.

Kemudian, ada satu aturan di gampong itu harus berdiri PAUD, dan alhamdulilah untuk tahun ajaran baru ini sudah mendaftar sebanyak 20 anak-anak yang kurang mampu.

Lantas, kata Jufriadi, Gampong Matang Seulimeng yakni lokus stunting dikarena saat ini jumlah penduduk mencapai 11 ribu jiwa dan sebanyak 7.300 DPT.

“Saya punya itikat bersama perangkat bahwa lokus stunting harus kita lawan fokus stunting, dan Alhamdulillah akan memberikan makanan gizi buat orang susah, dan kita siapkan dapur gizi untuk menekan stunting,” imbuhnya.

Seyogianya program terobosan pemerintah gampong ini mendapat support dari para Tuha Peut dan juga OPD yang ada di Kota Langsa untuk menekan laju angka stunting.

Dalam kesempatan itu juga Pj Wali Kota Langsa, memotong pita PAUD, RGG dan pemberian bingkisan kepada sejumlah anak stunting juga peresmian gedung baru Tuha Peut Gampong (TPG) di Jalan Peutuah Bayeun yang dihadiri oleh kepala OPD serta undangan lainnya. (crp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *