Aceh

PLN UIP Sumbagut Energize SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan

Perkuat Backbone Sistem Kelistrikan Pantai Barat Aceh

PLN UIP Sumbagut Energize SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan
Kecil Besar
14px

ACEH (Waspada.id): PLN UIP Sumbagut berhasil melakukan energize SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan serta GI 150 kV Blangpidie Extension menuju GI 150 kV Tapak Tuan berkapasitas 30 MVA pada 30 Januari 2026.

Pengoperasian ini menjadi bagian strategis penguatan backbone sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan dibangun dengan 166 tower transmisi sepanjang 115 kilometer sirkit, membentang dari Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya hingga Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Beroperasinya jaringan transmisi ini meningkatkan kualitas tegangan, kontinuitas pasokan listrik, serta memperkuat interkoneksi sistem kelistrikan regional.

Dari sisi manfaat, sistem transmisi 150 kV ini secara signifikan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Aceh Selatan yang sebelumnya masih bergantung pada jaringan tegangan menengah dan pembangkit diesel (PLTD).

Stabilitas tegangan menjadi lebih terjaga, risiko penurunan tegangan dapat diminimalkan, serta memungkinkan manuver beban saat terjadi gangguan sehingga potensi dan durasi pemadaman dapat ditekan.

Pengoperasian GI 150 kV Blangpidie Extension dan GI 150 kV Tapak Tuan juga mendukung program dedieselisasi, di mana PLTD Kota Fajar dapat dihentikan operasinya dan direncanakan direlokasi ke Blangkejeren untuk memperkuat pasokan listrik di wilayah tersebut.

General Manager PLN UIP Sumbagut, Dewanto, menyampaikan bahwa infrastruktur ini merupakan segmen penting penguatan sistem kelistrikan regional Pantai Barat Aceh–Sumatera Utara.

“Peningkatan keandalan sistem kelistrikan atas beroperasinya infrastruktur ketenagalistrikan ini berpotensi menghasilkan penghematan biaya operasional sebesar Rp65 miliar per bulan. Kapasitas trafo sebesar 30 MVA yang telah dioperasikan juga akan mensuplai pertumbuhan kebutuhan listrik sektor rumah tangga, bisnis dan industri ke depan,” ucapnya.

Dewanto juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung PLN UIP Sumbagut dalam penyelesaian infrastruktur ketenagalistrikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN Pusertif, PLN UIP3BS, PLN UID Aceh dan PLN Nusantara Power Construction atas dukungan teknis dan kolaborasi yang solid, serta kepada pemerintah daerah setempat yang telah memberikan dukungan penuh sejak tahap perencanaan hingga pengoperasian. Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan dalam penyelesaian infrastruktur ketenagalistrikan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Manager UPP Sumbagut 1, Bondan Pakso Dandu, menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan hingga energize dilaksanakan sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang ketat, guna memastikan mutu, keselamatan dan keandalan sistem jangka panjang.

“Melalui pengoperasian infrastruktur ini, PLN menegaskan komitmennya dalam memperkuat interkoneksi kelistrikan Sumatera secara andal, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE