Polisi Periksa Kelengkapan Kendaraan Polisi

- Aceh
  • Bagikan
Wakapolres Aceh Timur Kompol Iswar SH, mengamati petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan personel kepolisian ketika di gerbang masuk Mako Polres Aceh Timur di Peudawa, Aceh Timur, Rabu (28/2). Waspada/Muhammad Ishak
Wakapolres Aceh Timur Kompol Iswar SH, mengamati petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan personel kepolisian ketika di gerbang masuk Mako Polres Aceh Timur di Peudawa, Aceh Timur, Rabu (28/2). Waspada/Muhammad Ishak

IDI (Waspada): Dalam upaya pembinaan disiplin personel, Wakapolres Aceh Timur Kompol Iswar SH bersama Propam Polres Aceh Timur menggelar Operasi Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel yang hendak memasuki Mapolres Aceh Timur.

“Operasi Gaktiblin dilakukan secara berkala dengan sasaran pemeriksaan surat-surat kelengkapan diri meliputi KTP, KTA, SIM dan STNK hingga kelengkapan kendaraan,” kata Kompol Iswar SH, kepada Waspada, di sela-sela Gaktiblin di depan Mako Polres Aceh Timur, Rabu (28/2).

Menurutnya, Gaktiblin dilakukan sebagai salah satu upaya pembinaan disiplin, pemeliharaan ketertiban, termasuk pengamanan internal, dalam rangka penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri sesuai PP Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Polisi Periksa Kelengkapan Kendaraan Polisi

“Kami menekankan personel Polres Aceh Timur menghindari pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri dimata masyarakat. Hindari pelanggaran saat berdinas maupun ketika lepas dinas,” tegas Iswar, seraya menambahkan, anggota Polri yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi.

“Jika ada perilaku anggota yang melanggar ketentuan, maka Propam akan melakukan tindakan terhadap anggota yang melanggar. Oleh karenanya, mari kita berkomitmen menjadikan Polri yang Presisi untuk menjadi abdi negara yang akan selalu meningkatkan kinerja bagi masyarakat, bangsa dan negara,” sebut Wakapolres.

Perlu dipahami, masyarakat saat ini cenderung lebih kritis dan tajam dalam melihat sebuah situasi yang condong berlawanan dengan kebiasaan. “Karenanya kita harus tertib terlebih dahulu sebelum menertibkan masyarakat,” pungkas Kompol Iswar SH. (b11).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *