Proyek IJD Di Aceh Timur Dongkrak Ekonomi Petani

  • Bagikan
Anggota Komisi V DPR-RI, H Ilham Pangestu, bersama pihak rekanan berbincang serius dengan Kepala BPJN Wilayah I Aceh, Dedi Mandarsyah MT, di Gampong Pasir Putih, Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu (17/9). Waspada/Ist.
Anggota Komisi V DPR-RI, H Ilham Pangestu, bersama pihak rekanan berbincang serius dengan Kepala BPJN Wilayah I Aceh, Dedi Mandarsyah MT, di Gampong Pasir Putih, Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu (17/9). Waspada/Ist.

IDI (Waspada): Proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan nilai Rp120 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023 masih dalam pengerjaaan. Diharapkan, pembangunan fasilitas umum itu nantinya dapat membangkitkan mendongkrak ekonomi petani pedalaman dan pesisir.

Adapun lokasi pembangunan IJD di Aceh Timur meliputi Paket Kumuneng-Pasir Putih (Ranto Peureulak), Kuala Simpang Ulim, Lhoknibong (Pante Bidari) dan 2 Segmen Alue Ie Mirah (Indra Makmu). Keempat titik pembangunan IJD ini masih dalam tahap pembangunan dan akan selesai sebelum berakhir tahun ini.

“Kita sengaja prioritas paket proyek IJD ini ke daerah-daerah pedalaman dan pesisir di Aceh Timur, karena tujuannya untuk mendongkrak ekonomi masyarakat,” kata anggota Komisi V DPR RI, H. Ilham Pangestu, kepada Waspada, Selasa (19/9).

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, empat titik IJD tersebut diusulkan dalam pembahasan APBN tahun lalu (2022), baik untuk daerah pedalaman sebanyak tiga titik maupin daerah pesisir sebanyak satu titik. “Titik proyek IJD yang kita usulkan tahun lalu terealisasi seluruhnya tahun ini. Mudah-mudahan proyek IJD teralisasi kembali ke Aceh Timur tahun depan,” kata H Ilham Pangestu.

Dia mengaku telah meninjau pembangunan proyek IJD di Gampong Kumuneng – Pasir Putih, Aceh Timur, Minggu (18/9). Hadir mendampinginya antara lain Kepala BPJN Wilayah I Aceh, Dedi Mandarsyah MT, Abdul Hadi Abidin alias Adi Maros (tokoh pemuda Aceh Timur) dan pihak rekanan.

Disinggung alasan paket IJD tersebut dipusatkan disejumlah titik dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, H Ilham Pangestu mengatakan, Aceh Timur merupakan daerah kelahirannya. “Kita berharap, setelah sarana transportasi ini dibangun akan mempermudah petani dalam mengeluarkan hasil alam, seperti sawit, karet, pisang, pinang dan lainnya,” tutur H Ilham Pengestu.

Sementara Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak, Iskandar, ketika menerima kunjunhan anggota DPR RI dan tim BPJN serta pihak rekanan mengapresiasi usulan dan realisasi proyek paket IJD ke desanya. “Kami berterimakasih dan memberikan apresiasi atas usulan dari wakil rakyat di Senayan, karena ikut peduli infrastruktur di daerah pedalaman ini,” katanya. (b11).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *