IDI (Waspada.id): Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh terus melaksanakan kegiatan pengendalian dan pembersihan longsoran badan jalan di ruas Jalan Provinsi penghubung Kabupaten Aceh Timur-Gayo Lues (Peureulak-Lokop-Batas Gayo Lues) pada Senin (12/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membuka kembali akses jalan yang terdampak longsor.
Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST., menyampaikan bahwa pada kegiatan tersebut, tim PUPR Aceh telah melakukan pembersihan lahan yang diperuntukkan bagi Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Lokop dengan menggunakan satu unit excavator kepiting.
Selain itu, pembersihan material longsoran yang menutupi badan jalan sekaligus pembukaan akses jalan baru juga dilakukan di sejumlah titik, yakni Km 106+450, Km 106+500, Km 106+550, Km 106+600, dan Km 106+650.

Selain itu, kata Mawardi untuk mendukung percepatan penanganan, sejumlah alat berat juga dikerahkan ke lokasi, terdiri dari lima unit excavator, empat unit bulldozer, satu unit motor grader, satu unit excavator kepiting, serta dua unit dump truk Hercules yang merupakan dukungan dari BNPB.
“Hingga akhir pelaksanaan kegiatan, pembersihan longsoran yang menutupi badan jalan telah berhasil diselesaikan pada titik Km 106+450 dan Km 106+500. Sementara itu, pekerjaan di titik lainnya masih terus dilanjutkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan,” ungkap Mawardi di Banda Aceh, Selasa (13/1).
Mawardi mengatakan, meski dalam pelaksanaan di lapangan tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya terputusnya jaringan komunikasi seluler, tidak tersedianya aliran listrik, serta jauhnya jarak distribusi konsumsi.
“Namun demikian, semangat tim PUPR Aceh tetap terjaga untuk terus hadir melayani masyarakat, sehingga mobilitas warga dan distribusi bantuan dapat kembali berjalan dengan lancar,” tutupnya. (id65)
















