PIDIE (Waspada.id): Dampak banjir bandang akhir 2025 masih membekas serius pada infrastruktur Kabupaten Pidie. Tebing sungai di sejumlah titik kritis tergerus hebat, sementara beberapa ruas jalan penghubung antar-gampong rusak dan berlubang, mengancam akses dan keselamatan warga. Seluruhnya kini telah diusulkan untuk penanganan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas PUPR Pidie, Muntahar, Jumat (23/1) mengungkapkan terdapat 10 titik tebing sungai kritis yang diajukan untuk direhabilitasi, terutama di Krueng Baro dan Krueng Tiro, akibat erosi parah pascabanjir bandang.
“Kita banyak mengusulkan tebing sungai. Total ada 10 titik dalam dua paket pekerjaan,” kata Muntahar.
Untuk Krueng Baro, penanganan diusulkan agar ditangani oleh Balai, mencakup wilayah Kecamatan Pidie, Keumala, dan Sakti. Sementara Krueng Tiro meliputi kawasan Kembang Tanjong, Mutiara, hingga Tiro, yang telah diajukan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I.
Selain kerusakan sungai, PUPR Pidie juga telah mengusulkan rehabilitasi sejumlah ruas jalan yang terdampak langsung banjir bandang. Ruas-ruas tersebut antara lain Bungie–Kumangan, Gampong Gajah–Lamkawe, Beureueh–Kuta Baro–Kembang Tanjong, Beureueh-en–Kembang Tanjong, serta Jojo–Simpang Empat Geumpueng.
“Kalau jalan, sudah kita usulkan untuk direhab. Namun pemeliharaan rutin secara swakelola dalam beberapa tahun terakhir memang tidak ada anggaran,” ujarnya.
Muntahar menambahkan, pihak Balai juga telah melakukan survei ke sejumlah muara sungai, termasuk Kuala Tari, sebagai bagian dari langkah mitigasi lanjutan untuk menekan risiko kerusakan yang lebih luas.
Seluruh usulan penanganan tebing sungai dan rehabilitasi jalan tersebut masuk dalam skema R3P tahun anggaran 2026, sebagai respon atas kerusakan infrastruktur akibat bencana hidrometeorologi yang terus berulang di wilayah Pidie.
Dengan kondisi tebing sungai yang terus tergerus dan ruas jalan vital yang kian rapuh, percepatan realisasi penanganan dinilai krusial agar ancaman banjir bandang dan terputusnya akses warga tidak kembali terulang. (id69)










