Realisasi Rapel Kenaikan Gaji Ribuan PNS Di Agara Masih Mengambang

- Aceh
  • Bagikan
Plt Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo-karo. Waspada/Ist
Plt Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo-karo. Waspada/Ist

KUTACANE (Waspada): Ribuan ASN yang bertugas di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara terpaksa mengurut dada, menyusul masih mengambangnya realisasi pembayaran rapel kenaikan gaji tahun 2024.

Sebelumnya, 4 ribuan ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Aceh Tenggara, berharap bisa menikmati rapel kenaikan gaji tahun 2024 ini pada bulan suci Ramadan, Namun, setelah ditunggu-tunggu, rapel yang diharapkan tersebut tak kunjung direalisasikan.

Biasanya, ujar beberapa ASN kepada Waspada, beberapa hari setelah menerima gaji bulanan, beberapa hari atau seminggu kemudian, ASN kembali menerima pencairan kenaikan gaji 2024. ”Biasanya sebelum pertengahan bulan berjalan, rapel gaji langsung menyusul, namun saat ini rapel yang diharapkan tak kunjung cair,” keluh ASN lainnya.

Kendati jumlah kenaikan gaji seorang ASN bervariasi mulai dari Rp200 ribu sampai Rp500 ribu, namun bila dikalikan dua bulan tentu sangat bermanfaat dan bisa meringankan beban ASN terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok yang harganya semakin meningkat.

Awalnya, sambung ASN lainnya, mereka berharap seminggu setelah gaji bulanan cair, rapel kenaikan gaji juga dibayarkan, sayangnya, sampai memasuki medio Maret ini, pembayaran rapel gaji yang diharapkan 4 ribuan lebih ASN di Aceh Tenggara tak kunjung jadi kenyataan dan hanya sebatas angan saja serta mimpi di siang bolong.

Plt Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo-karo, SE.Ak kepada Waspada, Rabu (13/3) mengatakan, lambannya pencairan Rapel kenaikan gaji 2 bulan PNS tahun 2024 di lingkungan Pemkab, karena terjadinya kesalahan pengiriman data ke pemerintah pusat.

Seharusnya, rapel dua bulan kenaikan gaji tahun 2024 di lingkungan Pemkab Agara, telah dibayarkan paling lambat minggu kedua Februari. Namun, karena terjadinya kesalahan pengisian data, pembayaran Rapel kenaikan gaji terpaksa dibatalkan untuk sementara waktu.

“Seharusnya ASN non Muslim tidak dikenakan infaq atas pembayaran rapel kenaikan gaji, namun pada pengiriman data baru-baru ini, ASN non Muslim banyak yang melaporkan jika rapel kenaikan gaji mereka dikenakan infaq, sebab itu pembayaran rapel kenaikan gaji untuk seluruh ASN di lingkungan Pemkab Agara, harus diperbaiki kembali,” ujar Syukur Selamat.(b16/cseh)

  • Bagikan