Aceh

Residivis Kembali Ditangkap, Kembali Edarkan Sabu Seberat 29,15 Gram

Residivis Kembali Ditangkap, Kembali Edarkan Sabu Seberat 29,15 Gram
Tersangka residivis kasus sabu yang kembali ditangkap di Dusun Melati, Gampong Matang Panyang, Kecamatan Langsa Timur, Senin (19/01/2026).Waspada.id/dede
Kecil Besar
14px

LANGSA (Waspada.id): Unit Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Langsa menangkap residivis kasus sabu yang kembali mengedarkan sabu di Dusun Melati, Gampong Matang Panyang, Kecamatan Langsa Timur, Senin (19/01/2026).

Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Iptu Sirya Iqbal, S.H., M.H mengatakan Rabu (21/1) pengungkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika yang meresahkan warga di Dusun Melati, Gampong Matang Panyang, Kecamatan Langsa Timur.

“Berdasarkan laporan masyarakat, kami melakukan penyelidikan dan selanjutnya melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/08/I/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES LANGSA/POLDA ACEH tertanggal 19 Januari 2026.

“Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial T. Irwansyah alias Raja bin T. Sofyan, 46, seorang wiraswasta yang merupakan pemilik rumah dan berdomisili di Dusun Melati, Gampong Matang Panyang, Kecamatan Langsa Timur,” sebutnya.

Dijelaskan Sirya Iqbal, saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika dan alat pendukung lainnya.

“Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan empat paket sabu dengan berat keseluruhan 29,15 gram, dua plastik tembus pandang, satu unit timbangan digital warna hitam, satu gunting, satu plastik warna hitam, satu unit handphone merek Oppo warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp5.000.000 yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika,” jelasnya lagi.

Kasat Resnarkoba kembali mengungkapkan, tersangka mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. “Sabu tersebut diperoleh dari seorang laki-laki berinisial W yang berdomisili di Kabupaten Aceh Timur dengan harga Rp19.000.000 dan rencananya akan diedarkan kembali di wilayah Kota Langsa,” jelas Iptu Sirya Iqbal.

Lebih lanjut disampaikan, tersangka merupakan residivis kasus narkotika. Pada tahun 2004, yang bersangkutan pernah divonis oleh Pengadilan Negeri Medan dengan hukuman 4 tahun 2 bulan penjara dan menjalani masa pidana di Lapas Tanjung Gusta Medan. Meski telah menjalani hukuman, tersangka kembali terlibat dalam peredaran narkotika.

“Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Langsa guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan dan memburu pemasok utama narkotika tersebut,” imbuhnya.

Iptu Sirya Iqbal menambahkan, sepanjang Januari 2026, Sat Resnarkoba Polres Langsa telah berhasil mengungkap 8 kasus narkotika jenis sabu, mengamankan 9 orang tersangka, dengan total barang bukti sabu seberat 54,34 gram.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Langsa,” pungkasnya.(Id74)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE